Penerapan pembelajaran dwibahasa (Arab dan Inggris) merupakan salah satu strategi yang dapat dipakai atau digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dwibahasa Arab dan Inggris dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa MI Nurul Hidayah. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mode eksperimen semu (Quasi eksperimen). Penelitian eksperimen semu digunakan karena peneliti tidak memungkinkan untuk mengontrol seluruh variable yang mempengaruhi jalannya penelitian. Khususnya dalam setting kelas yang sudah terbentuk sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dwibahasa Arab–Inggris melalui kegiatan pembiasaan kosakata, percakapan sederhana, dan penggunaan bahasa dalam aktivitas sehari-hari di kelas mampu meningkatkan keberanian, kelancaran, dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Selain itu, siswa menjadi lebih terbiasa menggunakan bahasa asing secara aktif dalam konteks pembelajaran. Dengan demikian, penerapan dwibahasa Arab–Inggris dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di MI Nurul Hidayah.
Copyrights © 2026