Abstrak Kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang menjadi sendi kokohnya suatu bangsa serta menjadi modal dasar untuk penguatan kualitas sumber daya manusia. Penguatan derajat kesehatan menjadi salah satu pilar utama untuk keberlanjutan pembangunan suatu masyarakat, termasuk masyarakat di Kabupaten Kediri. Penyakit gagal ginjal merupakan penyebab kematian ke-10 di Indonesia yaitu 42.000 per tahun. Data medis terbaru menunjukkan lonjakan kasus gangguan fungsi ginjal yang signifikan pada kelompok usia remaja. Remaja memiliki perilaku jajanan yang berisiko, yaitu jajanan yang tinggi gula, garam dan lemak yang mempengaruhi status gizi dan menjadi faktor resiko penyakit tidak menular di masa depan. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 22 – 29 Mei 2026, yang diawali dengan tahapan persiapan (survey lapangan sampai perizinan), dan diakhiri dengan kegiatan evaluasi (monitoring dan evaluasi kinerja). Adapun pelaksanaan kegiatan bersama siswa ini dilaksanakan satu hari ditanggal 28 mei 2026. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk membekali anggota PMR di SMA Negeri I Papar Kabupaten Kediri, dengan pengetahuan komprehensif mengenai hubungan antara pola makan (gizi) dengan kesehatan ginjal. Pendekatan yang digunakan adalah partisipasif dengan sasaran sejumlah 27 siswa. Dari 27 siswa yang hadir, semuanya memperhatikan dan aktif dalam kegiatan. Metode yang digunakan dengan cara memberikan materi terkait bahaya penyakit gagal ginjal serta pencegahannya. Hasil akhir yang didapatkan adalah peningkatan pengetahuan remaja tentang perubahan perilaku jajanan yang berisiko, yaitu jajanan yang tinggi gula, garam dan lemak sebagai pemicu penyakit gagal ginjal. Melalui kegiatan ini, siswa PMR diharapkan mampu mengidentifikasi, menerapkan dan menyebarluaskan kepada teman-teman sebaya. Dengan kegiatan ini, didapatkan pengetahuan siswa yang meningkat dalam penerapan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang untuk mencegah penyakit ginjal kronis dikemudian hari, sehingga remaja Indonesia menjadi remaja yang berkualitas. Kata kunci: Sosialisasi, Gizi, Gagal ginjal, Remaja. Abstract Health is a crucial aspect that underpins the strength of a nation and serves as the foundation for strengthening the quality of human resources. Improving health is a key pillar for the sustainable development of any community, including those in Kediri Regency. Kidney failure is the tenth leading cause of death in Indonesia, with 42,000 deaths per year. Recent medical data shows a significant surge in cases of impaired kidney function among adolescents. Adolescents engage in risky snacking behaviors, particularly those high in sugar, salt, and fat, which impact nutritional status and pose a risk factor for non-communicable diseases in the future. This series of activities took place from May 22 to May 29, 2026, beginning with a preparatory phase (ranging from field surveys to obtaining permits) and concluding with an evaluation phase (performance monitoring and assessment). The specific session involving students was held on May 28, 2026. The activity aimed to equip members of the Red Cross Youth (PMR) at SMA Negeri 1 Papar, Kediri Regency, with comprehensive knowledge regarding the link between dietary habits (nutrition) and kidney health. A participatory approach was employed, targeting a group of 27 students; all attendees paid close attention and actively participated in the proceedings. The method involved presenting information on the dangers of kidney failure and strategies for its prevention. The outcome was an increase in the adolescents' knowledge regarding the need to change risky snacking habits—specifically, the consumption of snacks high in sugar, salt, and fat, which are known triggers for kidney failure. Through this initiative, PMR students are expected to be able to identify healthy practices, adopt them, and share this knowledge with their peers. Ultimately, the activity fostered greater student understanding of how to maintain a healthy, balanced diet to prevent chronic kidney disease later in life, thereby helping to cultivate high-quality Indonesian youth. Keywords: Socialization, Nutrition, Kidney failure, Adolescents.
Copyrights © 2026