Trenggiling Sunda (Manis javanica) merupakan satwa mamalia dilindungi yang berstatus kritis (Critically Endangered) menurut IUCN Red List akibat tingginya tekanan perburuan dan perdagangan ilegal, sementara tingkat pengetahuan dan kesadaran pelajar terhadap satwa ini masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa Sekolah Menengah Pertama terhadap pentingnya konservasi trenggiling Sunda melalui metode sosialisasi interaktif. Mitra kegiatan adalah 29 siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Batanghari. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi secara ceramah interaktif, diskusi dua arah, permainan edukatif (game-based learning), serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 April 2026. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan persentase peningkatan (gain score). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan nilai rata-rata peserta meningkat dari 53,10 pada pre-test menjadi 93,79 pada post-test, atau setara peningkatan sebesar 40,69 poin (76,62%). Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pengetahuan biologis yang sebelumnya kurang dipahami, yaitu waktu aktif dan masa gestasi trenggiling, yang masing-masing meningkat dari 21% menjadi 97%. Evaluasi kualitatif menunjukkan antusiasme tinggi peserta, khususnya pada sesi tanya jawab dan kuis interaktif. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai langkah preventif dalam menumbuhkan kesadaran konservasi satwa liar dilindungi sejak usia sekolah menengah. Kata Kunci: Edukasi Konservasi, Kesadaran Lingkungan, Satwa Dilindungi, Sosialisasi Sekolah, Trenggiling Sunda
Copyrights © 2026