Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai kejujuran (amanah) sebagai landasan moral dalam pembentukan karakter anti-korupsi melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) berdasarkan teori pendidikan karakter Doni Koesoema. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur bersama dua guru PAI MTs Muhammadiyah 2 Karangasem Paciran dan SMK Unitomo Surabaya. Wawancara tersebut mengeksplorasi pemahaman guru tentang kejujuran, strategi implementasi dalam praktik pembelajaran, serta tantangan dalam pembentukan karakter anti-korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kejujuran diintegrasikan melalui tiga dimensi utama, yaitu mengetahui (pemahaman moral), melakukan (praktik etis), dan menjadi (pembiasaan). Guru memainkan peran krusial sebagai teladan moral dalam menginternalisasi kejujuran, sementara tantangan muncul dari pengaruh sosial eksternal dan ketidakkonsistenan perilaku siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integrasi kejujuran dalam pembelajaran PAI berkontribusi signifikan dalam mengembangkan integritas dan karakter anti-korupsi siswa. Hal tersebut bisa diterapkan secara maksimal ketika didukung oleh praktik pedagogis yang konsisten.
Copyrights © 2026