Salah satu komponen utama konstruksi bangunan yang banyak digunakan di Indonesia Adalah batu bata. Dalam upaya meningkatkan kualitas batu bata dilakukan penelitian dengan menambahkan abu cangkang sawit (ACS) sebagai bahan tambah dalam membuat batu bata. Penelitian ini menganalisis dampak penambahan abu cangkang sawit (ACS) terhadap kualitas batu bata, dengan fokus pada sifat mekaniknya: kuat tekan, daya serap air, dan kerapatan semu. Dalam studi ini, variasi dari campuran abu cangkang sawit sebesar 0%, 4%, 6%, 8%, dan 10% diuji menggunakan dua metode perlakuan yang berbeda, yaitu metode lapangan dan metode kadar air optimum. Hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan abu cangkang sawit secara efektif dapat meningkatkan kuat tekan batu bata. Nilai kuat tekan tertinggi tercapai pada campuran 6% abu cangkang sawit, dengan hasil 47,74 kg/cm² untuk metode lapangan dan 52,43 kg/cm² untuk metode kadar air optimum. Selain itu, untuk parameter daya serap air dan kerapatan semu, semua variasi batu bata yang diuji telah memenuhi standar yang ditetapkan dalam SNI 15-2094-2000
Copyrights © 2026