Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI HUBUNGAN SIFAT MEKANIK DAN INDEKS PLASTISITAS PADA BATU BATA DENGAN CAMPURAN ABU CANGKANG SAWIT Iswan Iswan; Aminudin Syah; Muhammad Nasih Ulwan
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jts.v17i1.4671

Abstract

Pemanfaatan abu cangkang kelapa sawit (ACS) merupakan salah satu metode potensial untuk perbaikan mutu bata merah konvensional melalui modifikasi pada sifat-sifat mekaniknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sifat mekanik pada batu bata yang dicampur abu cangkang sawit (ACS), serta mengkaji peran indeks plastisitas (IP) tanah terhadap sifat-sifat tersebut. Metode pembuatan batu bata menggunakan dua metode yaitu batu bata lapangan dan batu bata kadar air optimum (KAO) dengan berbagai variasi ACS (0%, 4%, 6%, 8%, dan 10%), yang kemudian diuji sifat mekaniknya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan korelasi hubungan antar sifat mekanik dan indeks plastisitas terhadap peningkatan kualitas batu bata campuran abu cangkang sawit (ACS). Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang kuat antar sifat mekanik. Terdapat hubungan positif antara kerapatan semu dan kuat tekan, serta hubungan negatif antara daya serap air dengan kuat tekan dan kerapatan semu. Secara signifikan, ditemukan bahwa sifat mekanik optimal dengan kuat tekan maksimum (52,43 kg/cm²), kerapatan semu tertinggi (1,65 gram/cm³), dan daya serap air terendah (16,80%) tercapai secara konsisten pada nilai indeks plastisitas 14,50%, yang bertepatan dengan campuran 6% ACS. Peningkatan indeks plastisitas hingga titik optimal ini secara signifikan meningkatkan kualitas batu bata, namun penambahan ACS lebih lanjut yang mengubah indeks plastisitas melewati titik ini justru menurunkan performa mekaniknya, menunjukkan bahwa indeks plastisitas salah satu parameter kunci yang menentukan keberhasilan penggunaan ACS sebagai bahan campuran dalam pembuatan batu bata.
Analisis Peningkatan Kualitas Sifat Mekanik Batu Bata Merah dengan Campuran Abu Cangkang Sawit Muhammad Nasih Ulwan; Iswan; Aminudin Syah
EXTRAPOLASI Vol. 23 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/ep.v23i01.132721

Abstract

Salah satu komponen utama konstruksi bangunan yang banyak digunakan di Indonesia Adalah batu bata. Dalam upaya meningkatkan kualitas batu bata dilakukan penelitian dengan menambahkan abu cangkang sawit (ACS) sebagai bahan tambah dalam membuat batu bata. Penelitian ini menganalisis dampak penambahan abu cangkang sawit (ACS) terhadap kualitas batu bata, dengan fokus pada sifat mekaniknya: kuat tekan, daya serap air, dan kerapatan semu. Dalam studi ini, variasi dari campuran abu cangkang sawit sebesar 0%, 4%, 6%, 8%, dan 10% diuji menggunakan dua metode perlakuan yang berbeda, yaitu metode lapangan dan metode kadar air optimum. Hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan abu cangkang sawit secara efektif dapat meningkatkan kuat tekan batu bata. Nilai kuat tekan tertinggi tercapai pada campuran 6% abu cangkang sawit, dengan hasil 47,74 kg/cm² untuk metode lapangan dan 52,43 kg/cm² untuk metode kadar air optimum. Selain itu, untuk parameter daya serap air dan kerapatan semu, semua variasi batu bata yang diuji telah memenuhi standar yang ditetapkan dalam SNI 15-2094-2000