Proses interaksi air tanah dan air permukaan dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas air keduanya. Adanya aktivitas pertanian, industri, dan domestik di sekitar aliran Sungai Asem berpotensi mencemari air tanah maupun sungai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fenomena interaksi air tanah dan air permukaan di sepanjang aliran Sungai Asem pada ruas antara Bendung Jurang Dawir hingga Bendung Brugpurwo. Pengamatan dilakukan pada 5 penampang selama 21 hari. Parameter fisik-kimiawi air yang diamati meliputi pH, suhu, total padatan terlarut, dan daya hantar listrik. Data hasil pengukuran dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis deret waktu, analisis korelasi, analisis komponen utama, dan analisis klaster. Berdasarkan hasil analisis statistik dapat dinyatakan bahwa seluruh parameter fisik-kimiawi air berfluktuasi secara identik, terjadi hubungan positif dengan nilai koefisien korelasi berkisar 0,80 sampai 0,90, parameter total padatan terlarut dan daya hantar listrik merupakan parameter yang paling berpengaruh, dan air tanah saling berinteraksi tanpa melalui air sungai. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa di lokasi penelitian terjadi interaksi air tanah dan air permukaan.
Copyrights © 2026