Literasi keuangan merupakan faktor penting dalam mendukung ketahanan finansial (financial resilience) pelaku usaha, terutama pada usaha mikro yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Mitra kegiatan ini adalah usaha bunga potong Bhineka Flora di Surabaya yang menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam literasi keuangan guna mendukung keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kebutuhan mitra, penyampaian materi melalui presentasi, pelatihan praktik penyusunan harga pokok produksi (HPP), penyusunan laporan laba rugi, serta pendampingan penggunaan lembar kerja Microsoft Excel untuk pencatatan keuangan sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pemahaman dan keterampilan mitra sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi dan pengelolaan keuangan dari 5% menjadi 75%, kemampuan menyusun HPP dan laporan keuangan dari 10% menjadi 80%, kemampuan mengelola risiko keuangan dari 5% menjadi 75%, serta kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan dari 15% menjadi 75%. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan usaha sehingga mendukung penguatan ketahanan finansial dan keberlanjutan bisnis mitra.
Copyrights © 2026