Quarter life crisis merupakan kondisi psikologis yang umum dialami individu pada fase emerging adulthood, ditandai dengan kebingungan dalam menentukan arah hidup, kecemasan terhadap masa depan, serta tekanan dalam memenuhi tuntutan perkembangan. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam membantu individu menghadapi kondisi tersebut adalah social support. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social support dengan quarter life crisis pada perempuan dalam fase emerging adulthood. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dengan melibatkan 116 perempuan berusia 18–25 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan Quarter Life Crisis Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara social support dengan quarter life crisis (r = -0,108; p = 0,249). Selain itu, tingkat social support responden berada pada kategori tinggi, sedangkan tingkat quarter life crisis berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa social support bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi quarter life crisis pada perempuan dalam fase emerging adulthood. Faktor-faktor lain, seperti karakteristik individu, kondisi psikologis, pengalaman hidup, maupun faktor lingkungan, diduga turut berkontribusi terhadap munculnya quarter life crisis. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi quarter life crisis sehingga diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang berperan dalam proses transisi menuju dewasa.
Copyrights © 2026