Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator penting keberhasilan sistem kesehatan, salah satunya ditunjang oleh rekam medis sebagai sumber informasi pasien, sarana komunikasi antar tenaga kesehatan, dasar pengambilan keputusan klinis, evaluasi pelayanan, serta bukti hukum. Namun, praktik pengisian rekam medis di lapangan masih belum optimal sehingga menurunkan kualitas dokumentasi dan berpotensi menimbulkan masalah tanggung gugat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu dokumentasi rekam medis di RSUD Paniai. Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional ini melibatkan 35 tenaga kesehatan sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi dokumentasi, dengan analisis menggunakan uji chi-square, rasio prevalensi, serta regresi logistik biner. Hasil menunjukkan variabel usia, masa kerja, pengetahuan, motivasi, sikap, koordinasi tim, dan kepatuhan berhubungan signifikan dengan mutu dokumentasi. Analisis multivariat menegaskan motivasi tenaga kesehatan sebagai faktor paling dominan (p=0,001; OR=67,5; CI95% 5,099–86,330). Temuan ini menekankan perlunya peningkatan motivasi, kepatuhan, dan koordinasi tim untuk memperbaiki mutu dokumentasi rekam medis serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Paniai.
Copyrights © 2026