Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh ibu hamil primigravida, terutama pada trimester III menjelang persalinan. Tingginya tingkat kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu, proses persalinan, maupun kesehatan janin. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah birth self-efficacy, yaitu keyakinan ibu terhadap kemampuannya menghadapi proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh birth self-efficacy terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda menggunakan kata kunci birth self-efficacy, childbirth self-efficacy, pregnancy anxiety, primigravida, dan third trimester pregnancy. Artikel yang dipilih merupakan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara birth self-efficacy dan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Ibu hamil dengan birth self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan ibu yang memiliki birth self-efficacy rendah. Selain itu, berbagai intervensi seperti pendidikan antenatal, kelas ibu hamil, konseling, dan dukungan keluarga terbukti mampu meningkatkan birth self-efficacy sekaligus menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Birth self-efficacy merupakan salah satu faktor protektif yang berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Peningkatan birth self-efficacy melalui pendidikan kesehatan, pendampingan, dan pelayanan antenatal yang komprehensif perlu dioptimalkan sebagai upaya meningkatkan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan.
Copyrights © 2026