Riska Hutapea
STIkes Mitra Husada Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evidence-Based Midwifery Management of Premature Rupture of Membranes at Term Pregnancy in Primary Care: A Case Report Aylinda Hrp; Riska Hutapea; Salwa Adya Mecca Saragih; Lydia Riska Dini Pinem; Ninsah Mandala Putri Sembiring; Modesta Marpaung
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i2.2893

Abstract

Premature Rupture of Membranes (PROM) is a common obstetric complication associated with maternal infection, neonatal morbidity, and adverse pregnancy outcomes if not managed promptly. Comprehensive and evidence-based midwifery care is essential to improve maternal and neonatal safety, particularly in primary healthcare settings. Objective: This case report aimed to describe the implementation of evidence-based midwifery management for a woman with term PROM using Helen Varney's Seven-Step Midwifery Management framework. Methods: A descriptive case report design was employed involving a 26-year-old primigravida (G1P0A0) at 39 weeks of gestation who presented with spontaneous rupture of membranes before the onset of regular uterine contractions. Clinical data were collected through patient interviews, physical and obstetric examinations, labor observations, medical records, and neonatal assessments. Data were analyzed descriptively using a narrative approach based on Helen Varney's Seven-Step Midwifery Management and interpreted according to current evidence-based recommendations. Findings: Following confirmation of PROM, continuous maternal and fetal monitoring was performed until spontaneous labor occurred. The patient delivered a healthy female infant vaginally with a birth weight of 3,000 g, body length of 49 cm, and an Apgar score of 9. The placenta was delivered completely, and the mother remained clinically stable despite experiencing a second-degree perineal laceration that was successfully repaired. No immediate maternal or neonatal complications were observed. Implications: The findings demonstrate that systematic assessment, continuous monitoring, and evidence-based midwifery management can support favorable maternal and neonatal outcomes in women with PROM and may strengthen the quality of maternity care in primary healthcare facilities. Originality: This report highlights the practical implementation of Helen Varney's Seven-Step Midwifery Management in a term PROM case within a primary healthcare setting, providing a structured example of evidence-based midwifery practice.
Pengaruh Birth Self-Efficacy terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III: Sebuah Tinjauan Literatur Novia Awalyah; Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Riska Hutapea; Mestika Lase
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61188

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh ibu hamil primigravida, terutama pada trimester III menjelang persalinan. Tingginya tingkat kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu, proses persalinan, maupun kesehatan janin. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah birth self-efficacy, yaitu keyakinan ibu terhadap kemampuannya menghadapi proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh birth self-efficacy terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda menggunakan kata kunci birth self-efficacy, childbirth self-efficacy, pregnancy anxiety, primigravida, dan third trimester pregnancy. Artikel yang dipilih merupakan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara birth self-efficacy dan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Ibu hamil dengan birth self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan ibu yang memiliki birth self-efficacy rendah. Selain itu, berbagai intervensi seperti pendidikan antenatal, kelas ibu hamil, konseling, dan dukungan keluarga terbukti mampu meningkatkan birth self-efficacy sekaligus menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Birth self-efficacy merupakan salah satu faktor protektif yang berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Peningkatan birth self-efficacy melalui pendidikan kesehatan, pendampingan, dan pelayanan antenatal yang komprehensif perlu dioptimalkan sebagai upaya meningkatkan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan.