Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Status Gizi Selama Kehamilan Trimester Pertama Parningotan Simanjuntak; Plora Novita Febrina Sinaga; Nopalina Suyanti Damanik; Markus Dody Simanjuntak
Indonesian Health Issue Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : PublisihingId

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.687 KB) | DOI: 10.47134/inhis.v1i1.14

Abstract

Latar Belakang: Kekurangan gizi selama kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan, pembentukan dan perkembangan organ serta fungsi organ janin menjadi kurang optimal dikhawatirkan akan terjadi cacat bawaan pada bayi yang dilahirkan bahkan bisa juga ukuran kepala bayi kecil karena kurangnya asupan gizi janin untuk perkembangan otak sehingga perkembangan otak tidak optimal. Tujuan: untuk mengidentifikasi Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Status Gizi Selama Kehamilan Trimester Pertama. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan sampel 30 ibu hamil waktu penelitian desember sampai bulan mei 2021 dan analisi data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi-square didapat ada hubungan pengetahuan (p=0,002) dan sikap (p=0,000) ibu hamil dengan status gizi selama kehamilan trimester Pertama. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi selama kehamilan trimester pertama. Disarankan kepada ibu hamil agar memeriksakan serta mengontrol kehamilan kepada petugas kesehatan sehingga mengurangi resiko kekurangan gizi Background: Malnutrition during pregnancy will affect the growth, formation and development of organs and functions of the fetal organs to be less than optimal, it is feared that there will be congenital defects in babies born even the size of the baby's head is small due to lack of fetal nutrition for brain development so that brain development does not occur. optimally (Pujiastuti, 2015). Purpose: to identify the relationship between knowledge and attitudes of mothers with nutritional status during the first trimester of pregnancy. Methods: This type of research is quantitative with a cross sectional design with a sample of 30 pregnant women from December to May 2021 and data analysis using the Chi-square test. Results: Based on the results of the chi-square test, it was found that there was a relationship between knowledge (p=0.002) and attitudes (p=0.000) of pregnant women with nutritional status during the first trimester of pregnancy. Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitudes of mothers with nutritional status during the first trimester of pregnancy. It is recommended for pregnant women to check and control their pregnancy to health workers so as to reduce the risk of malnutrition.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Plora Novita Febrina Sinaga
Indonesian Health Issue Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : PublisihingId

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.368 KB) | DOI: 10.47134/inhis.v1i1.15

Abstract

Latar Belakang: Indikator BB/TB menggambarkan status gizi yang sifatnya akut sebagai akibat dari keadaan yang berlangsung dalam waktu yang pendek, seperti menurunnya nafsu makan akibat sakit atau karena menderita diare. Dalam keadaan demikian berat badan anak akan cepat turun sehingga tidak proporsional lagi dengan tinggi badannya dan anak menjadi kurus. Prevalensi nasional balita kurus adalah 7,4% dan balita sangat kurus adalah 6,2%. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Di Puskesmas Pagurawan Tahun 2021. Metode: kualitatif dengan rancangan quasi eksperimen, 34 bayi umur 0-6 bulan,tehnik pengambilan data random sampling waktu penelitian desember sampai bulan mei 2021 dan analisi data dengan paired sample t test. Hasil: Adanya pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi sebelum dan sesudah melakukan pijat bayi dengan t hitung (6.610) > t tabel (2.0345). Kesimpulan: Terdapat pengaruh Pijat bayi mempengaruhi peningkatan berat badan pada bayi umur 0-6 bulan Background: The weight indicator describes nutritional status that is acute in nature as a result of conditions that last for a short time, such as decreased appetite due to illness or suffering from diarrhea. In such circumstances the child's weight will quickly drop so that it is no longer proportional to his height and the child becomes thin. The national prevalence of underweight toddlers is 7.4% and very thin toddlers is 6.2%.. Purpose: To determine the effect of infant massage on weight gain in infants aged 0-6 months at the Pagurawan Health Center in 2021. Methods: qualitative with a quasi design. experiment, 34 infants aged 0-6 months, random sampling data collection techniques during the study december to may 2021 and data analysis with paired sample t test. Results: There is an effect of baby massage on increasing baby's weight before and after doing baby massage with t count (6.610) > t table (2.0345). Conclusion: There is an effect of baby massage on weight gain in infants aged 0-6 months.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Antenatal Care Pada Trimester Pertama Di Puskesmas Pagurawan Kabupaten Batubara Tahun 2022 Anna Waris Nainggolan; Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Astaria Br. Ginting; Ribur Sinaga; Flora Sinaga; Imarina Tarigan
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal KeFis - Juli 2022
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.908 KB)

Abstract

In Batubara Regency the coverage of K1 is 87.10% in 2019 and K4 is 73.32%. In Pagurawan Health Center the K1 coverage in 2019 is 63% while the expected target is 95%. From these data, it is known that the coverage of K1 antenatal care in the Pagurawan Health Center area is still low and has not yet reached the national target. This study aims to determine the factors that influence the low antenatal care visits in the first trimester at the Pagurawan Health Center, Batubara Regency in 2022. This type of research is an analytical observational study using a Cross-Sectional approach, namely to analyze the Factors Affecting the Low Antenatal Care Visits in First Trimester at Pagurawan Health Center. The population in this study were all pregnant women who had passed the first trimester and were willing to be interviewed. The total population obtained is 153 people. Samples were taken by stratified random sampling as many as 81 people. Data analysis technique using chi-square. The variables of knowledge, education, attitude, and parity are variables related to the first Antenatal Care (ANC) visit at the Pagurawan Health Center, Kec. Medang Deras Batubara Regency in 2022. Age and attitude of health workers are variables that are not related to the first Antenatal Care (ANC) visit at the Pagurawan Health Center, Kec. Medang Deras, Batubara Regency in 2022. It is recommended to health workers at Pagurawan Health Center, especially midwives at Pagurawan Health Center, to provide counseling to pregnant women and husbands about the importance of prenatal care.Keywords: knowledge, education, attitude, ANC
Pemanfaatan Aplikasi Pendaftaran Online BPJS Pada Pasien Ibu Hamil Rawat Jalan Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i3.498

Abstract

Background: In the current digital era, with the increasingly rapid development of information technology in the health sector, patients can register using the P Care application using the patient's smartphone. It is hoped that this application can improve the minimum hospital service standards that have been set, so that it can overcome the problem of queuing for registration services. The aim of this community service program (PKM) is to increase the utilization of the BPJS online registration application for outpatient pregnant women at the Sei Bejangkar Community Health Center, Batubara Regency in 2023. The methods used include 1) identification of pregnant women at the Pematang Panjang Community Health Center); 2) preparation of materials and steps for the BPJS online registration application); 3) implementation of BPJS online registration application education for outpatient pregnant women). Results Based on the results of the implementation of service to outpatient pregnant women at the Sei Bejangkar Community Health Center, Batubara Regency, there are a total of 68 pregnant women as members, where the majority are aged 20-35 years, 58 pregnant women (85%), < 20 years old, 10 pregnant women (15% ), all participants were enthusiastic about educating on the BPJS online registration application. all participants were enthusiastic about using the BPJS online registration application on.
EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MENTAL BERBASIS KOMUNITAS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA TAHUN 2025 Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Basaria Manurung; Nur Azizah; Retno Wahyuni; Tetti Seriati Situmorang
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1423

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Masa ini sering kali diwarnai oleh tekanan akademik, pengaruh teman sebaya, pencarian jati diri, dan perubahan hormonal yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Data WHO (2023) menunjukkan bahwa sekitar 14% remaja di dunia mengalami gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi, yang berpotensi memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup mereka. Di Indonesia, prevalensi masalah kesehatan mental pada remaja masih cukup tinggi. Survei Kementerian Kesehatan RI (2023) melaporkan bahwa lebih dari 6% remaja mengalami depresi, sementara gangguan kecemasan dialami oleh 8,4% remaja. Kondisi ini diperburuk oleh minimnya pengetahuan dan sikap positif terkait kesehatan mental, serta masih adanya stigma negatif yang membuat remaja enggan mencari pertolongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Desa Bangun Rejo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental berupa one group pre-test and post-test design. Sampel terdiri dari 38 remaja berusia 13 sampai 18 tahun yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah pelaksanaan edukasi. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi di bawah 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik terhadap pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan setelah edukasi diberikan. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, yang menunjukkan bahwa program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Oleh karena itu, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai kesehatan mental di Desa Bangun Rejo.
The Effectiveness of the “Father-Supportive Breastfeeding” Program on Readiness of Breastfeeding Mothers Sri Rezeki; Erin Padilla Siregar; Amelia Erawaty Siregar; Emma Dosriamaya Noni Br Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Lidya Natalia Br Sinuhaji
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i1.173

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding (ASI) during six month First life still become standard gold in nutrition baby who is not replaced by products whatever. Globally, the latest data show There is increase, number exclusive breastfeeding still 48%, which means more from half babies in the world do not get right optimal nutrition. Failure in exclusive breastfeeding play a role to height number death baby consequence infection channel respiratory and diarrheal diseases in low- income countries low and middle.Methods: Type of research This is observational with cross-sectional design. sample with use total sampling technique. Sample data obtained through questionnaire. Research carried out in Bangun Rejo Village with with sample is all fathers who have baby age 6–12 months with total number of 40 people. Sampling technique sample using total sampling. Instrument study in the form of questionnaire closed which has been tested validity and reliability. Data were analyzed using the Chi-square test with level significance 0.05Results: Based on table on can seen the majority of 16 respondents (40%) were less Ready breast-feed with good breastfeeding fathers and minorities readiness breast-feed as many as 7 respondents (17.5%) with beastfeeding father is good. Statistical test results with using the chi square test, obtained result 0.014 < α = 0.05, can concluded There is effectiveness of the “Father-Supportive Breastfeeding” Program on readiness Mother breastfeeding. Important factors that influence success breastfeeding is one of them is readiness a mother. Readiness Mother for the breastfeeding process, attitudes and behavior Mother is part from maturity Mother in decide as well as prepare before provide exclusive breastfeeding.Conclusion: Father-Supportive Breastfeeding Program effective in increase success of exclusive breastfeeding in mothers breastfeeding, so that father involvement through support emotional, informational, and instrumental evidence contribute to increasing success Mother in maintain exclusive breastfeeding until baby aged six month. Father's support plays a role important in increase breastfeeding self-efficacy mother, reduce stress during the postpartum period, as well as create environment conducive family for practice breastfeeding. A program that is special targeting capable fathers strengthen the role of the father as an integral part of system support breastfeeding, not only as companion passive, so that impact evident in behavior breast-feed Mother.
Penerapan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Sebagai Fondasi Tumbuh Kembang Anak Yang Optimal di SD Negeri 060933 Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Yesica Giovany Sianipar; Marlina Simbolon; Sri Rezeki; Magdalena Barus; Deby Cyntia Yun
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6e33cz59

Abstract

Lingkungan sekolah yang didukung sanitasi memadai, ketersediaan air bersih, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta pengelolaan sampah yang baik berperan dalam menurunkan kejadian penyakit menular pada siswa. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku sehat melalui edukasi promotif dan preventif yang terstruktur, interaktif, dan aplikatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai fondasi tumbuh kembang optimal di SD Negeri 060933 Lingkungan XI Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Tahun 2025. Metode meliputi identifikasi kondisi PHBS, penyusunan materi, serta pelaksanaan penyuluhan dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa tentang PHBS, termasuk cuci tangan yang benar, kebersihan lingkungan, dan jajanan sehat, disertai perubahan sikap dan perilaku seperti membiasakan cuci tangan sebelum makan, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, membawa bekal sehat, serta menjaga kebersihan kelas
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Kekerasan dalam Pacaran (Dating  Violence) pada Remaja di SMA Swasta Perkumpulan Amal Bakti (PAB) Saentis Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Siti Yupa Mumthanna; Riska Hutapea; Samuel Waruhu; Magdalena Barus; Deby Cynthia; Humaida Hanim
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ys82c821

Abstract

Kekerasan seksual dan kekerasan dalam pacaran (dating violence) pada remaja merupakan masalah yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial. Rendahnya pengetahuan remaja tentang hubungan yang sehat menyebabkan mereka rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam mencegah kekerasan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual dan kekerasan dalam pacaran pada remaja di SMA Swasta Perkumpulan Amal Bakti (PAB) 8 Saentis Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. Metode yang digunakan meliputi identifikasi tingkat pengetahuan siswa, penyusunan materi edukasi, penyuluhan interaktif, diskusi, simulasi, serta pemanfaatan media flipbook sebagai sarana pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual dan dating violence, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahannya. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif dalam membangun hubungan yang sehat, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta meningkatkan keberanian untuk melaporkan tindakan kekerasan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan remaja yang sehat
Pengaruh Birth Self-Efficacy terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III: Sebuah Tinjauan Literatur Novia Awalyah; Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Riska Hutapea; Mestika Lase
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61188

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh ibu hamil primigravida, terutama pada trimester III menjelang persalinan. Tingginya tingkat kecemasan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu, proses persalinan, maupun kesehatan janin. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menurunkan kecemasan adalah birth self-efficacy, yaitu keyakinan ibu terhadap kemampuannya menghadapi proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh birth self-efficacy terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda menggunakan kata kunci birth self-efficacy, childbirth self-efficacy, pregnancy anxiety, primigravida, dan third trimester pregnancy. Artikel yang dipilih merupakan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil literature review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara birth self-efficacy dan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Ibu hamil dengan birth self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dibandingkan ibu yang memiliki birth self-efficacy rendah. Selain itu, berbagai intervensi seperti pendidikan antenatal, kelas ibu hamil, konseling, dan dukungan keluarga terbukti mampu meningkatkan birth self-efficacy sekaligus menurunkan kecemasan menjelang persalinan. Birth self-efficacy merupakan salah satu faktor protektif yang berperan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Peningkatan birth self-efficacy melalui pendidikan kesehatan, pendampingan, dan pelayanan antenatal yang komprehensif perlu dioptimalkan sebagai upaya meningkatkan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi persalinan.