Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Kondisi ini dapat menurunkan kenyamanan pasien, menghambat kepatuhan selama pemeriksaan, dan mempengaruhi kualitas citra. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi psikososial keperawatan terstruktur dalam menurunkan kecemasan pasien sebelum pemeriksaan MRI. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test–post-test control group. Sebanyak 114 pasien dewasa yang dijadwalkan menjalani MRI di rumah sakit rujukan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi meliputi edukasi pra-pemeriksaan, latihan relaksasi napas dalam terpandu, dan komunikasi terapeutik. Tingkat kecemasan diukur menggunakan State-Trait Anxiety Inventory dan Generalized Anxiety Disorder-7. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah pemberian intervensi psikososial (p<0,001). Seluruh peserta pada kelompok intervensi mengalami penurunan skor kecemasan, tanpa peserta yang menunjukkan peningkatan kecemasan. Skor kecemasan pasca intervensi juga lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol dengan selisih penurunan sebesar 2,84 poin. Intervensi psikososial keperawatan terstruktur efektif, sederhana, dan berbiaya rendah untuk meningkatkan kenyamanan serta mendukung pelayanan MRI yang berpusat pada pasien
Copyrights © 2026