p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Wilda Wahyuni
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Strategis Sosialisasi Dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Kepatuhan K3 Radiologi : Studi Kuantitatif Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Type A Ahmad Hasmi; Ahmad Hariri; Wilda Wahyuni; Agus Rochmat
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45629

Abstract

This study aims to analyze the influence of socialization and training on employee compliance with Radiation Occupational Health and Safety (OHS) procedures in the Radiology Unit of Hospital Type A. Utilizing a quantitative approach with an explanatory associative design, data were collected through a closed-ended questionnaire distributed to 50 respondents selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. The results indicate that both socialization and training have a significant effect on compliance with radiation safety procedures, with significance values of p = 0.001 and p = 0.000, respectively. The training variable (regression coefficient = 0.41) showed a greater impact on compliance compared to socialization (regression coefficient = 0.35). The regression model yielded a coefficient of determination (R²) of 0.481, indicating that 48.1% of the variance in compliance can be explained by the two independent variables. These findings highlight the importance of structured training programs and continuous safety socialization in fostering a strong safety culture within hospital radiology environments.
Intervensi Psikososial Keperawatan dalam Mengurangi Kecemasan Pasien sebelum Pemeriksaan MRI Ahmad Hariri; Hanik Rohmah Irawati; Tati Suryati; Wilda Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61505

Abstract

Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Kondisi ini dapat menurunkan kenyamanan pasien, menghambat kepatuhan selama pemeriksaan, dan mempengaruhi kualitas citra. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi psikososial keperawatan terstruktur dalam menurunkan kecemasan pasien sebelum pemeriksaan MRI. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test–post-test control group. Sebanyak 114 pasien dewasa yang dijadwalkan menjalani MRI di rumah sakit rujukan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Intervensi meliputi edukasi pra-pemeriksaan, latihan relaksasi napas dalam terpandu, dan komunikasi terapeutik. Tingkat kecemasan diukur menggunakan State-Trait Anxiety Inventory dan Generalized Anxiety Disorder-7. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah pemberian intervensi psikososial (p<0,001). Seluruh peserta pada kelompok intervensi mengalami penurunan skor kecemasan, tanpa peserta yang menunjukkan peningkatan kecemasan. Skor kecemasan pasca intervensi juga lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol dengan selisih penurunan sebesar 2,84 poin. Intervensi psikososial keperawatan terstruktur efektif, sederhana, dan berbiaya rendah untuk meningkatkan kenyamanan serta mendukung pelayanan MRI yang berpusat pada pasien