Biaya dan waktu dalam pekerjaan proyek konstruksi sangatlah berpengaruh untuk keberhasilan atau kegagalan dalam pekerjaan suatu proyek, untuk membantu kemajuan sesuai durasi pelaksanaan yang ditentukan dan agar mendapat pelaksanaan yang sesuai dengan optimal sehingga dapat mengetahui setiap bagian pekerjaan yang harus mendapat perhatian khusus dengan memanfaatkan metode CPM dan PERT sebagai perbandingan dari perencanaan procjek yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasi durasi pelaksanaan proyek. Dalam pelaksanaan Proyek Rekonstruksi Jalan KH. Romli Tamim Peterongan Jombang diketahui durasi normal 120 hari, berdasarkan perhitungan dan analisa metode Critical Path Method (CPM) diperoleh diagram jaringan proyek yang diperoleh jalur yang responsif pekerjaan A (Mobilisasi) – D (Lapis Pondasi Kelas A) – C (Penutup Sambungan Termoplastik) – E (Beton Struktur Fc’ 30 Mpa) – F (Besibaja Tulangan Polos BJTp 280) – G (Rangkaian Kawat yang Dilas Welded WireMesh) – P (Grill Street Inlet) – Q (Pipa PVC 3”) – O (Cat Kastin) dengan durasi pekerjaan = 106 hari durasi 106 hari, sedangkan dengan menggunakan metode PERT didapatkan durasi 104hari Kemudian menggunakan crashing dengan penambahan 2jam lembur durasi awal proyek sebesar 120 hari dengan biaya sebesar Rp 3.220.195.500,00 dapat diselesaikan dengan durasi 84hari dengan biaya sebesar Rp 3.288.487.100,00 atau mengalami kenaikan 2%.
Copyrights © 2026