Kemajuan pesat teknologi digital dan perubahan sosial yang berkelanjutan telah mendorong transformasi signifikan di tempat kerja modern. Munculnya Generasi Z, kelompok yang tumbuh di era digital, memperkenalkan karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, khususnya dalam hal pola pikir, preferensi kerja, dan pemanfaatan teknologi. Pergeseran ini mengharuskan organisasi untuk menyesuaikan paradigma manajemen mereka agar tetap relevan dan kompetitif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik Generasi Z memengaruhi perubahan dalam paradigma manajemen modern. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan meneliti berbagai sumber ilmiah, termasuk jurnal, laporan penelitian, dan publikasi kredibel yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2026. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan antara karakteristik Generasi Z dan praktik manajemen kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung menghargai fleksibilitas kerja, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan kerja yang kolaboratif dan terbuka. Selain itu, generasi ini menekankan pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dan pekerjaan yang bermakna. Perubahan ini mendorong organisasi untuk mengadopsi pendekatan manajemen yang lebih gesit, meningkatkan kepemimpinan partisipatif, dan memanfaatkan teknologi dalam manajemen sumber daya manusia. Kesimpulannya, Generasi Z memainkan peran penting dalam mendorong transformasi paradigma manajemen modern. Organisasi perlu beradaptasi dengan karakteristik generasi ini melalui inovasi, fleksibilitas, dan penggunaan teknologi yang efektif agar dapat bertahan dan berkembang di era digital.
Copyrights © 2026