Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

IDENTIFIKASI ELEMEN-ELEMEN PENANGGULANGAN RISIKO BENCANA KEBAKARAN DAN RESPON PENGGUNA DI STASIUN MRT (MASS RAPID TRANSIT) JAKARTA Syifa Aulia Putri; Darmawan Pontan
Prosiding Seminar Nasional Pakar PROSIDING SEMINAR NASIONAL PAKAR 2020 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.6788

Abstract

Di era yang modern ini, MRT (Mass Rapid Transit) sangatlah berperan penting bagi kehidupan manusia. Salah satu fasilitas umum yang kita jumpai dikota-kota besar yaitu stasiun MRT,  diperlukan konstruksi yang kuat dan kokoh untuk menunjang rasa aman dan nyaman bagi penggunanya dari mulai kondisi bangunan, fasilitas yang tersedia, serta perencanaan pemadam kebakaran yang harus diperhatikan para pengguna MRT. Stasiun tersebut maka harus diperhatikan kondisi gedung dan kelengkapan pemadam di semua stasium MRT yang ada di Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui elemen-elemen penanggulangan risiko bencana kebakaran dan respon pengguna terhadap penanggulangan risiko bencana kebakaran. Berdasarkan tujuan tersebut  maka dari hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai dari hasil perhitungan total index diperoleh bahwa elemen – elemen yang paling berpengaruh pada penanggulangan risiko bencana kebakaran yang ada pada stasiun MRT merupakan variabel dengan peringkat 1 sampai 3, yaitu keberadaan Hidran (X8) dengan index mean (3,86), Keberadaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) (X9) dengan index mean (3,83), Kekokohan bangunan (X10) dengan index mean (3,64).
Analisis Kasus Hukum Agraria Di IndonesiaStudi Tentang Kepemilikan Tanah Dan Sertifikasi Syifa Aulia Putri; Ayang Fristia
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/j9nx4f28

Abstract

Penelitian ini menganalisis dua kasus hukum agraria di Indonesia yang berkaitan dengan kepemilikan tanah dan sertifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan tanah tidak bersertifikat dan kepemilikan sertifikat tanah ganda masih menjadi permasalahan utama dalam hukum agraria di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya sertifikat tanah dan maladministrasi dalam pengelolaan pertanahan menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan efektivitas hukum agraria di Indonesia, khususnya dalam hal kepemilikan tanah dan sertifikasi.
BELIEVE IN YOURSELF : PSIKOEDUKASI CARA EFEKTIF MENGELOLA GEJALA PSIKOSOMATIK PADA REMAJA DAYAH MADINATUDDINIYAH JABAL NUR Afrizal, Fardhan; Najwa Safhira; Nur Afni Safarina; Mutiara Balqis; Syifa Aulia Putri
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1488

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada santri Dayah Madinatuddiniyah Jabal Nur mengenai gangguan psikosomatik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi melalui psikoedukasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 4 Oktober 2024, di Dayah Jabal Nur Paloh Lada, Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan 18 santri putri kelas 12 sebagai peserta. Kegiatan dimulai dengan persiapan administrasi dan perlengkapan, dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai psikosomatik melalui ceramah dan presentasi power point yang mencakup definisi, jenis-jenis gangguan psikosomatik, serta penanganan awal terhadap gejala psikosomatik. Selama 45 menit, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencintai diri sendiri serta cara mengidentifikasi dan menangani gangguan psikosomatik. Setelah itu, sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung selama 15 menit. Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian doorprize kepada peserta dan sertifikat kepada pembimbing, serta pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari psikoedukasi ini menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, dan para santri menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi serta bertanya. Dengan demikian, kegiatan psikoedukasi ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pemahaman para santri mengenai gangguan psikosomatik dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kata Kunci: Psikosomatik, Psikoedukasi, Gangguan mental, Intervensi psikologis, Kesehatan mental
Strategi Kolaboratif Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Sehat, Bersih, dan Mandiri Ekonomi: Pengabdian Adhitya Muhdan Hadiyan K; Andrea Difa Medina; Indra Budi Jaya; Ayu Paramitha Salsabilla; Desy Rizki Trihapsari; Fikruka Fityatun Fauziah; Fadillah Robani; Muhammad Dendy Anugerah; Nur Fitriyanti Azzahra; Shalu Syafa Islami H. Y; Syifa Aulia Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2442

Abstract

The Community Service Program (KKN) of Universitas Muhammadiyah Bandung in 2025 was conducted in Jambudipa Village, Cisarua District, West Bandung Regency. The program aimed to raise public awareness of health, promote better environmental management, and strengthen Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in obtaining business legality. The methods included observation, surveys, discussions, socialization, training, mentoring, and monitoring carried out over one month, from August 6 to September 6, 2025. The results showed improved community knowledge regarding stunting prevention, the role of integrated health posts, and access to free medical services. In environmental aspects, the community began practicing waste segregation and applying biopore technology to manage organic waste. In the economic sector, MSME actors received assistance in obtaining Business Identification Numbers (NIB) and free halal certification. In conclusion, this program contributes to building a healthy, clean, and economically independent village through collaborative approaches between students, village authorities, and the community. Program sustainability through continuous mentoring and support is essential to ensure that the outcomes serve as a foundation for Jambudipa Village’s long-term sustainable development.
Sizka Irdianti Literature Review: Standardization of the Quality of Medicinal Plants and Leaf Extracts Based on Specific and Non-Specific Parameters Sizka Irdianti; Alifah Salsabila; Vina Vina; Syifa Aulia Putri; Yonathan Tri Atmodjo Reubun
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v8i1.142

Abstract

Medicinal plants have long been used by the Indonesian people, passed down through generations, in various forms of traditional preparations. Leaves are one of the most commonly used parts of plants as raw materials for herbal medicines because they are rich in secondary metabolites such as flavonoids, alkaloids, tannins, and saponins. To ensure the quality, safety, and efficacy of traditional medicinal raw materials, a standardization process is required that adheres to the Indonesian Herbal Pharmacopoeia (FHI) and the Indonesian Materia Medica (MMI) through testing of specific and non-specific parameters. This literature review aims to compare and analyze the results of specific and non-specific parameter tests of ten types of crude drug materials and leaf extracts from medicinal plants, namely Kersen leaves (Muntingia calabura L.), Kawau leaves (Millettia sericea), Avocado leaves (Persea americana Mill.), Moringa leaves (Moringa oleifera), Lotus Leaf (Nelumbium nelumbo D.), Senggani Leaf (Melastoma malabathricum L.), Matoa Leaf (Pometia pinnata JR & G.Forst), Bidara Leaf (Ziziphus nummularia), Gatal Leaf (Laportea decumana (Roxb.) Wedd), and Dandang Gendis Leaf (Clinacanthus nutans). A literature search was conducted via the Google Scholar database using the keywords “Leaf Extract,” “Specific,” and “Non-Specific,” with the criterion that journals were published between 2018 and 2025. The review results indicate that most specific parameters—including organoleptic properties, phytochemical screening, and water-soluble and ethanol-soluble extract content—met the established standards. Meanwhile, for non-specific parameters—including moisture content, drying loss, total ash content, acid-insoluble ash content, heavy metal contamination, and microbial contamination—most results met the requirements, although some parameters in certain plants still exceeded the specified limits. This review provides a comprehensive overview of the standard quality ranges for medicinal plants and serves as a reference for the development of standardized herbal medicines in Indonesia.
Formulasi dan Karakterisasi Larutan Irigasi Berbasis Ekstrak Buah Lerak (Sapindus rarak DC.) Maria Indriati ose; Sizka Irdianti; Perdiansyah Perdiansyah; Neng Nely Widiyanti Rahma; Syifa Aulia Putri; Cesarianti Dwi Puteri Hatmoko; Feronika Evma Rahayu
Jurnal Ayurveda Medistra Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKes Medistra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51690/medistra-jurnal123.v8i1.146

Abstract

The lerak fruit (Sapindus rarak DC.) is a plant that contains high levels of saponins (20–28% of dry weight) and can be developed as a natural active ingredient in solution form for wound care due to its surfactant properties and ability to inhibit microbial growth. This study aims to formulate and characterize irrigation solutions using a 25% lerak fruit extract in three different formulations: F1, consisting of the extract, sodium chloride, activated carbon, and a solvent; F2, consisting of the extract, activated carbon, and a solvent; and F3, consisting only of the extract and a solvent. Physical quality evaluation included organoleptic testing, clarity, pH, displaced volume, leakage, foam height, and specific gravity, in accordance with the provisions of the Indonesian Pharmacopoeia, 6th Edition. The results showed that all three formulations had the same sensory characteristics (reddish-brown color, distinctive aroma, liquid form), a displacement volume of 100%, and no signs of leakage. Clarity tests showed that all three formulations appeared clear but still contained submicron colloidal particles due to the presence of saponin micelles and tannin-protein aggregates. The pH values of the three formulations (F1=3.75; F2=3.84; F3=3.77) were below the normal pH range of healthy skin (4.5–5.5), so pH adjustment is necessary. Foam content tests showed good foaming ability in all formulations (F1 = 78.33%; F2 = 76.33%; F3 = 75.00%), which is related to the saponin content that acts as a natural surfactant. The specific gravity test showed that F1 had a density of 1.0084 g/mL and F2 had a density of 1.0088 g/mL, which are nearly identical to the density of water. However, F3 had a density of 0.7658 g/mL, which is significantly different and poses a risk of being hypotonic. This pattern is related to the presence of activated carbon in the formula. Overall, F1 exhibits the most balanced physical properties compared to the other three formulations. However, all formulations still require pH adjustment and further purification before they can be developed into candidate burn irrigation solutions derived from natural ingredients that possess good quality, stability, and safety.
The Gen Z Effect: Bagaimana Generasi Baru Mengubah Paradigma Manajemen Modern Devi Aprilia Effendi; Naysilla Nursanti Sulaeman; Syifa Aulia Putri; Sri Mulyeni
Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmki-widyakarya.v4i3.6391

Abstract

Kemajuan pesat teknologi digital dan perubahan sosial yang berkelanjutan telah mendorong transformasi signifikan di tempat kerja modern. Munculnya Generasi Z, kelompok yang tumbuh di era digital, memperkenalkan karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, khususnya dalam hal pola pikir, preferensi kerja, dan pemanfaatan teknologi. Pergeseran ini mengharuskan organisasi untuk menyesuaikan paradigma manajemen mereka agar tetap relevan dan kompetitif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik Generasi Z memengaruhi perubahan dalam paradigma manajemen modern. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan meneliti berbagai sumber ilmiah, termasuk jurnal, laporan penelitian, dan publikasi kredibel yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2026. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan antara karakteristik Generasi Z dan praktik manajemen kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung menghargai fleksibilitas kerja, penggunaan teknologi digital, dan lingkungan kerja yang kolaboratif dan terbuka. Selain itu, generasi ini menekankan pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dan pekerjaan yang bermakna. Perubahan ini mendorong organisasi untuk mengadopsi pendekatan manajemen yang lebih gesit, meningkatkan kepemimpinan partisipatif, dan memanfaatkan teknologi dalam manajemen sumber daya manusia. Kesimpulannya, Generasi Z memainkan peran penting dalam mendorong transformasi paradigma manajemen modern. Organisasi perlu beradaptasi dengan karakteristik generasi ini melalui inovasi, fleksibilitas, dan penggunaan teknologi yang efektif agar dapat bertahan dan berkembang di era digital.