Artikel diperoleh melalui Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan bibliometrik dengan bantuan Microsoft Excel, VOSviewer, dan Mendeley. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren publikasi penelitian keterampilan peta cenderung fluktuatif dengan peningkatan signifikan setelah tahun 2020. Faktor yang memengaruhi keterampilan membaca peta terbagi menjadi faktor internal dan eksternal, dengan kemampuan spasial siswa dan kompetensi guru sebagai faktor dominan. Selain itu, desain peta, ketersediaan media pembelajaran, serta metode pembelajaran turut memengaruhi tingkat pemahaman siswa. Berbagai bentuk penerapan pembelajaran seperti Problem-Based Learning, pembelajaran berbasis aktivitas, pembelajaran kooperatif, penggunaan media manipulatif, peta digital, game edukasi, dan augmented reality terbukti efektif meningkatkan keterampilan membaca peta pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan keterampilan membaca peta memerlukan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan didukung oleh media yang relevan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran IPS yang lebih efektif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026