cover
Contact Name
-
Contact Email
harmony_journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
harmony_journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN
ISSN : -     EISSN : 25484648     DOI : https://doi.org/10.15294/harmony
Core Subject : Education,
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN a starting in 2024 migrates to better secure from various unwanted things, including journal hacking and so on. To submit, the author please visit the new website page of our journal at the link https://journal.unnes.ac.id/journals/harmony
Articles 21 Documents
Menumbuhkan Falsafah Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh Melalui Film Dokumenter "Pulo" Alfarissy, Muhammad Ramdhan; Supiarza, Hery
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.389

Abstract

Kampung Pulo merupakan kampung adat sunda yang mempunyai konsep falsafaf lokal Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh. Penelitian mengenai pandangan hidup Kampung Pulo bertujuan untuk menumbuhkan falsafaf-falsafaf tersebut melalui film dokumenter berjudul “Pulo” yang menceritakan tentang kurangnya perhatian dari pemerintah kepada masyarakat Kampung Pulo terkait pemberdayaan wisata budaya. Adapun metode penelitian yang dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder diperoleh dari analisis film dan studi kepustakaan berdasarkan artikel-artikel relevan yang sesuai dengan studi pembahasan. Hasil dari penelitian konsep kehidupan yang diterapkan oleh masyarakat Kampung Pulo mampu menunjukkan makna cinta dan kasih sesama manusia yang mampu diserap dan diaplikasikan juga terhadap khalayak umum yang mengalami masalah ketakutan, antipati, ataupun egois. Dengan demikian akan menstimulasi untuk bersikap saling pengertian dalam lingkup masyarakat sosial.  
Perspektif Soekarno dalam Kaitannya dengan Teori Kewarganegaraan Republikan dan Komunitarian Sopyan Hadi, Ade
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.926

Abstract

Soekarno merupakan tokoh terkenal spektakuler, dalam berpidato Soekarno membawakannya dengan berapi-api seperti pada sidang pertama BPUPKI. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan mengenai perspektif Soekarno dalam kaitannya dengan teori kewarganegaraan republikan dan komunitarian. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Sedangkan, jenis penelitiannya yaitu studi kepustakaan yang memiliki makna sebagai suatu jenis penelitian melalui proses pengumpulan data seperti buku-buku, dokumen, artikel, dan lain sebagainya. Hasil Penelitian ini menunjukkan perspektif Soekarno dalam kaitannya dengan teori kewarganegaraan republikan dapat dilihat ketika Soekarno menyampaikan konsep mengenai negara sedangkan perspektif Soekarno dalam kaitannya  dengan teori kewarganegaraan republikan dapat dilihat ketika Soekarno mengatakan bahwa sosionasionalisme merupakan nasionalisme Indonesia. Adapun kesimpulannya yaitu dalam menyampaikan berbagai pidatonya Soekarno dapat dikatakan sebagai tokoh yang memiliki jiwa seorang  republikan dan komunitarian.
Pengenalan  Prinsip  Kaizen  dalam  Meningkatkan  Kualitas  Kebiasaan Baik pada Ruang Lingkup Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Ebriyani; Alya Farianti; Supriyono
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i2.2710

Abstract

Tujuan penelitian ini diarahkan kepada Mahasiswa untuk mengenali prinsip KAIZEN diLingkungan Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Ekonomi danBisnis, Universitas Pendidikan Indonesia. Prinsip Kaizen jika dianalisis melaluipendekatan prilaku mahasiswa yang dimana spesifikasi kecocokan terhadap aktivitasmahasiswa dianggap sangat berkesinambungan dan penting karena prinsip KAIZENmengarah pada sistematisnya setiap orang memiliki hak untuk melakukan perubahanpositif yang berkelanjutan. Contoh kasus yaitu pada aspek produktivitas sebagaimahasiswa program studi pendidikan ekonomi. Kami sebagai penulis mengambilreferensi melalui metode penelitian studi kepustakaan yang dimana sebagai contoh kamimengambil data-data dari jurnal ilmiah, buku dan juga konten di media sosial. Terlebihlagi kami menambahkan pengambilan angket berupa kuesioner yang di sebar luaskankepada Mahasiswa pendidikan ekonomi. Metode yang kami pakai bisa saling melengkapidan berhubungan dengan tujuan yaitu sebuah data yang dapat disimpulkan melaluisebuah karya.
Analisis Problemika dalam Melaksanakan Evaluasi Pembelajaran IPS SD di Era Kurikulum Merdeka Ivo Ardila; Iren Lubis; Irma Ropianti Sihite; Khairunnisa Matondang; Vica Anastasya Octaviana Silitonga
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.3128

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan kegiatan penilaian dan pengukuran yang biasanya dilakukan di dalam kelas. Peran evaluasi pembelajaran sangat diperlukan karena menjadi komponen penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik memahami pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan atau studi literatur. Penelitian ini menggunakan hasil penelitian atau data yang telah ada sebagai referensi argument. Hasil pembahasan menemukan bahwa problemika pelaksanaan evaluasi pembelajaran biasanya bersumber dari pendidik dan peserta didik diantaranya masih banyak guru yang belum menjalankan proses evaluasi secara efektif, guru tidak lagi melakukan evaluasi pembelajaran setelah pembelajaran selesai, teknik penilaian yang dilaksanakan sangat monoton, rumusan evaluasi tidak terintegrasi dengan tujuan pembelajaran, kesulitan dalam mengerjakan evaluasi non-tes. Upaya yang dapat dilakukan diantaranya guru harus sering mengikuti berbagai pelatihan seminar implementasi evaluasi pembelajaran.
Analisis Kendala Guru Pada Pembelajaran IPAS Kurikulum Merdeka di Kelas IV-B SDN Tunjung 1 Bangkalan Hardhini, Gesti Kinasih; Yundayana, Hendra Charinta; Isnaeni, Widyana Nurfajar; Firdaus, Farah Gita; Sa’adah, Siti Apriliya Lailatus; Pratikno, Ahmad Sudi
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i2.4203

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kendala yang yang dihadapi oleh gurupada pembelajaran IPAS kurikulum mereka di kelas IV-B SDN Tunjung 1 KecamatanBurneh Kabupaten Bangkalan tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara danobservasi. Hasil penilitian ini yaitu guru ketika melakukan pembelajaran IPAS kurikulummerdeka dikelas IV-B di SDN Tunjung 1 telah berjalan dengan lancar, akan tetapikendala yang guru hadapi yaitu guru kesulitan mengembangkan aspek P5 adapembelajaran bahasa Indonesia kurikulum merdeka. Hal itu disebabkan karenakurikulum merdeka belajar masih baru. Dilaksanakan, guru masih beradaptasi dengankurikulum merdeka belajar. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kendalayang dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran IPAS kurikulum merdeka dikelas IV-B SDN Tunjung 1 yaitu Guru masih kesulitan mengembangkan aspek P5 padapembelajaran IPAS.
Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Mata Pelajaran PKN Pada Sekolah dengan Profil Visi Pancasila di SMPN 03 Kediri Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Theana, Ekky Putri
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i2.4402

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter berbasisPancasila dan multicultural melalui mata pelajaran PKn SMPN 03 Kediri. Pendidikanpancasila di SMPN 3 Kediri secara sepintas tercermin dalam visi sekolah yang berprofilpancasila. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan implementasi pendidikan Kewarganegaraan berbasis pancasiladibagi menjadi tige berdasarkan tingkatan kelas. Pada kelas 7, pendidikan PKn lebihbanyak mengenalkan pendidikan kenegaraan, Pancasila, dan pendidikan multiculturalsecara keseluruhan. Selanjutnya pada kelas 8, pendidikan PKn difokuskan untuk lebihbanyak belajar praktek di masyarakat, baik dalam bentuk simulasi kecil atau langsungberkecimpung ke dunia masyarakat dengan berbagai bentuk dan varian. Berikutnya padakelas 9, pendidikan PKn lebih banyak terkonsentrasi pada pematangan pembentukankarakter berprofil Pancasila. Pengaruh pendidikan multicultural dalam PKn menjadimudah bagi siswa dalam memahami budaya dan sifat teman serta mengetahui carapenyelesaian konflik di masyarakat. Tujuannya menjadikan hubungan antar teman danmasyarakat bisa semakin rukun meskipun dengan teman yang berbeda agama serta dapatmenyelesaikan masalah dengan teman tanpa emosi.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI WILAYAH SUKAMORO Zahra Rasyiffah, Nanda; Safitri, Sani
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i2.4559

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penanaman pendidikan karakter melalui pembelajaranIPS. Tujuan dari pendidikan ini memiliki rumusan yang intens akan pembentukan sikap.Sikap sosial yang perlu ditanamkan selalu terkait dan tidak dapat dipisahkandaripembelajaran IPS. Penanaman sikap sosial ini biasa ditanamkan melalui pendidikanformal yaitu sekolah, dikarenakan sekolah merupakan lembaga dari pemerintahan.Sekolah adalah tempat dimana terjadinya suatu interaksi antara para peserta didikdengan rekan sebaya dan juga para pengajar. Pendidikan karakter bukan sekedarpengarahan konwledge mengenai informasi, tetapi peduli terhadap nilai-nilai yangditanamkan dalam kebiasaan yang baik yang dapat membuat peserta didik menjadipaham (kognitif), dapat merasakan (afektif), maupun melakukan yang baik(psikomotorik). Selain itu pentingnya penanaman karakter didukung karena“Charachteras an individual’s set psychological characteristics that affect that person’s ability and inclination tofunction morally”. Metode pada penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatifdeskriptif. Penggunaan jenis penelitian ini dikarenakan peneliti ingin mengetahui danmemberikan gambaran mengenai penanaman pendidikan karakter melalui pembelajaranIPS di wilayah Sukamoro pengimplementasian pendidikan karakter dari pembelajarn IPSyang di pelajari.
OPTIMALISASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPS MELALUI PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL KUDUS Sayidatun Nisa, Aisyah Nur; Fredy, Fredy; Aan, Aan; Anindya, Anindya; Lia, Lia; Khasiatun, Khasiatun
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.6712

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan. Maka dari itu pendidikan dan pembelajaran supaya memiliki kualitas yang baik maka perlu adanya dukungan kurikulum. Dimana kurikulum yang sekarang baru diterapkan di Indonesia adalah kurikulum merdeka, yang pastinya guru dituntut untuk lebih berkualitas juga dalam melakukan pembelajarannya. Salah satu kualitas guru adalah pada kompetensi pedagogik terkait dengan perencanaan pembelajaran. Dimana dalam menyusun perangkat pembelajaran kurikulum merdeka yaitu modul ajar, guru masih mengalami kesulitan apalagi jika harus dikaitkan dengan keunggulan lokal. Hal ini juga dialami oleh guru IPS kabupaten Kudus dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Maka dari itu tim pengabdi melakukan pengabdian supaya masalah bisa teratasi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah praktek pengembangan masyarakat atau Community Development Practice dengan prosedur pengabdian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan follow-up. Pengabdian ini menggunakan Luaran dari pengabdian ini adalah Berita pada Media Massa Cetak/ Elektronik, Video Highlight Kegiatan dan publikasi pada jurnal nasional terindeks sinta. Pengabdian terlaksana dengan baik dengan optimalnya kegiatan dan meningkatnya kompetensi pedagogic Guru IPS dalam menyusun modul ajar berbasis keunggulan lokal Kudus. Education is an important aspect of life. Therefore, in order for education and learning to have good quality, curriculum support is needed. Where the curriculum that is currently being implemented in Indonesia is an independent curriculum, of course teachers are required to be of higher quality in carrying out their learning. One of the qualities of teachers is pedagogical competence related to lesson planning. Where in compiling independent curriculum learning tools, namely teaching modules, teachers still experience difficulties, especially if they have to be linked to local advantages. This was also experienced by Kudus district social studies teachers in implementing the independent curriculum. Therefore, the service team provides service so that the problem can be resolved. The method used in this service is community development practice or Community Development Practice with service procedures consisting of planning, implementation, evaluation and follow-up. This service uses the output of this service, namely News in Print/Electronic Mass Media, Video Highlights of Activities and publications in national journals indexed by Sinta. The service was carried out well with optimal activities and increased pedagogic competence of Social Sciences Teachers in compiling teaching modules based on local excellence in Kudus.
PENGUATAN PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL BERBASIS VIRTUAL REALITY BAGI GURU IPS DI KABUPATEN KUDUS Asep Ginanjar; Sony Zulfikasari; Aisyah Nur Sayidatun Nisa; Fredy Hermanto; Noviani Achmad Putri; Aan Probo Wiranto; Diah Ayu Puji Lestari; Rafi Larepa Almanda; Tio Putra Refiyan
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i1.21723

Abstract

Era teknologi dan informasi yang semakin maju ini, budaya dengan kearifan lokal tidak boleh dilupakan. Peran kearifan lokal secara kritis mengubah dan membentuk budaya global menjadi bermakna dan sesuai dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat, termasuk di dalamnya dunia pendidikan. Maka dari itu guru saat ini dituntut untuk mampu melestarikan nilai-nilai lokal ditengah arus kemajuan teknologi yang begitu deras. Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Virtual Reality oleh guru IPS di Kabupaten Kudus. Kabupaten Kudus kaya akan kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS seperti Masjid Menara Kudus, Museum Kretek, Situs Pati Ayam, Rumah Tradisional Kudus, dll. Melalui Virtual reality berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat melatih peserta didik untuk melestarikan nilai-nilai konservasi sosial budaya melalui kearifan lokal yang ada di Kabupaten Kudus. Metode pelatihan dalam kegiatan ini yaitu Praktek Pengembangan Masyarakat atau Community Development Practice. Kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang relevan dengan jaman tentunya merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh guru pada era digital ini. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru dapat meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis viritual reality. Guru dapat mengemas materi kearifan lokal dalam bentuk digital yang tentunya akan lebih sesuai dengan generasi native digital yang saat ini mendominasi bangku sekolah. In this increasingly advanced era of technology and information, culture and local wisdom must not be forgotten. The role of local wisdom is to critically change and shape global culture to make it meaningful and appropriate to the social and cultural life of society, including the world of education. Therefore, teachers are currently required to be able to preserve local values ​​amidst the rapid flow of technological progress. One effort that can be made is through learning activities using Virtual Reality by social studies teachers in Kudus Regency. Kudus Regency is rich in local wisdom which can be used as a social studies learning resource such as the Kudus Tower Mosque, Kretek Museum, Chicken Starch Site, Kudus Traditional House, etc. Through virtual reality based on local wisdom, it is hoped that it can train students to preserve socio-cultural conservation values ​​through local wisdom in Kudus Regency. The training method in this activity is Community Development Practice. The ability to develop digital learning media that is relevant to the times is certainly a skill that is really needed by teachers in this digital era. Through this community service activity, teachers can improve their skills in developing virtual reality-based learning media. Teachers can package local wisdom material in digital form which will certainly be more suitable for the digital native generation that currently dominates school.
PENGEMBANGAN E-COMIC SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI SMP KOTA SEMARANG Achmad Putri, Noviani; Ginanjar, Asep; Sayidatun Nisa, Aisyah Nur; Suryadi, Yadi; Sinta, Radini
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v9i2.21873

Abstract

Salah satu penyebab negara Indonesia masih belum dapat bersaing dengan negara lain termasuk di Kawasan Asia Tenggara yaitu masih banyaknya praktik korupsi yang dilakukan baik dari tingkat pemerintahan desa sampai pemerintahan pusat. Upaya mengatasi tingginya praktik korupsi di Indonesia tentunya menjadi tugas banyak pihak, tidak terbatas KPK sebagai lembaga yang didirikan khusus untuk memberantas korupsi. Lembaga pendidikan jugamempunyai peranan sentral dalam upaya mencegah terjadinya praktik korupsi. Salah satu bentuk upaya dari penguatan pendidikan anti korupsi dengan Pengembangan E-Comic sebagaimedia Pendidikan anti korupsi di SMP Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (research and development). Berdasarkan hasil uji kelayakan materi, uji kelayakan media, dan uji pengguna E-comicPendidikan Anti Korupsi sangat layak untuk dijadikan sebagai salah satu opsi dalam menanamkan sikap anti korupsi pada peserta didik di jenjang SMP.

Page 1 of 3 | Total Record : 21