Perkembangan teknologi digital membuka peluang usaha kecil dan menengah untuk memperluas jangkauan pasar. Namun, sebagian pelaku usaha, khususnya di kawasan wisata budaya, masih menghadapi keterbatasan dalam membangun identitas brand serta memanfaatkan media digital secara optimal. Kondisi tersebut dialami oleh usaha Deram-deram Kak Tina di Pulau Penyengat yang selama ini mengandalkan promosi tradisional dan belum memiliki identitas visual yang kuat di media sosial. Kegiatan pendampingan melalui program UMKM Go Digital dilaksanakan untuk meningkatkan kehadiran digital dan daya tarik usaha melalui penguatan strategi komunikasi digital. Tujuan kegiatan ini adalah membantu mitra membangun identitas usaha yang profesional, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi serta menghasilkan konten digital yang berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, identifikasi kebutuhan, penyusunan strategi komunikasi digital, produksi materi promosi, publikasi konten dan evaluasi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra berhasil memperoleh logo dan identitas visual baru, rencana konten selama satu bulan, tiga konten media sosial serta video promosi yang mendukung pemasaran produk. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya pemanfaatan media digital secara konsisten untuk pengembangan usaha di Kawasan wisata Pulau Penyengat.
Copyrights © 2026