Fokus belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran karena berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menerima, memahami, dan mengolah informasi. Namun, rendahnya fokus belajar masih menjadi permasalahan yang banyak ditemukan di sekolah, salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) terhadap fokus belajar siswa kelas XI PM 1 SMK Cendekia Batujajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental melalui Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 35 siswa, sedangkan sampel penelitian yang mengikuti seluruh rangkaian eksperimen sebanyak 20 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui random assignment. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan metode PBL, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket fokus belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta lembar observasi sebagai data pendukung. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PBL memberikan rata-rata skor fokus belajar yang lebih tinggi dibandingkan metode ceramah, meskipun berdasarkan hasil uji statistik perbedaan tersebut belum mencapai tingkat signifikansi (p>0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa PBL memiliki potensi meningkatkan keterlibatan dan perhatian siswa selama pembelajaran, namun efektivitasnya masih perlu dikaji lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih panjang. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pendidik dalam memilih model pembelajaran yang mampu meningkatkan fokus belajar siswa.
Copyrights © 2026