Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pemahaman konsep matematika pada materi penjumlahan melalui penerapan metode demonstrasi yang dipadukan dengan media Papan Jurang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain model spiral dari Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 2 Cilangkap, Kabupaten Sukabumi, tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 14 siswa (8 perempuan dan 6 laki-laki). Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik observasi aktivitas guru dan siswa, tes tertulis di akhir siklus, serta dokumentasi foto kegiatan, yang kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi performa mengajar guru yang meningkat dari Siklus I ke Siklus II. Peningkatan kualitas proses tersebut terbukti mendongkrak pemahaman konsep matematika siswa secara berkelanjutan pada seluruh indikator capaian. Secara kuantitatif, nilai rata-rata kelas meningkat dari 62 pada Pra Siklus, menjadi 67 pada Siklus I, dan mencapai 73 pada Siklus II. Sejalan dengan itu, persentase ketuntasan belajar klasikal siswa mengalami lonjakan signifikan dari semula hanya 36% (5 siswa) pada Pra Siklus, naik menjadi 57% (8 siswa) pada Siklus I, hingga mencapai 79% (11 siswa) pada Siklus II. Capaian ketuntasan klasikal sebesar 79% pada Siklus II ini telah berhasil melampaui indikator target keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75%, sehingga tindakan dihentikan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa sinergi metode demonstrasi berbantu media Papan Jurang secara efektif berhasil menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, bermakna, dan meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas II SD Negeri 2 Cilangkap. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Media Papan Jurang, Pemahaman Konsep Matematika, Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026