Asistensi mengajar merupakan bagian penting dalam pendidikan calon guru karena menjadi sarana penerapan teori riset pembelajaran ke dalam praktik pembelajaran di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran biologi selama kegiatan asistensi mengajar di SMAN 10 Mataram serta menganalisis relevansinya dengan teori dan hasil riset pembelajaran biologi. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi kepustakaan yang dipadukan dengan refleksi pengalaman lapangan. Data diperoleh dari pengalaman mengajar di kelas X, XI, dan XII serta pelaksanaan program kerja asistensi mengajar yang meliputi apotek hidup, program satu sampah sebelum pulang, pojok baca, dan lomba poster Hari Guru Nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning, inkuiri terbimbing, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penguatan literasi sekolah mampu meningkatkan keaktifan belajar, pemahaman konsep biologi, literasi sains, dan pembentukan karakter peduli lingkungan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan asistensi mengajar memiliki relevansi yang kuat dengan teori riset pembelajaran biologi dan berpotensi dikembangkan menjadi penelitian pembelajaran lanjutan.
Copyrights © 2026