Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan formal, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama yang menjadi fase transisi perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidik dalam membentuk karakter anak didik di SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang melibatkan lima guru dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai teladan, fasilitator nilai, serta pembimbing moral dalam kehidupan sekolah. Keteladanan, konsistensi sikap, dan kualitas interaksi guru–siswa berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter akan berjalan efektif apabila nilai-nilai moral diintegrasikan secara sadar, sistematis, dan berkelanjutan dalam praktik pembelajaran.
Copyrights © 2026