Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah masuknya sastra Arab di Andalusia, periodisasi perkembangannya, serta keunikan dan bentuk keterpaduan budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-deskriptif melalui studi kepustakaan (library research), dengan menelaah dan menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder terkait sejarah dan sastra Arab Andalusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra Arab Andalusia berkembang melalui enam periode yang sejalan dengan dinamika politik Islam di wilayah tersebut, dimulai dari masa yang masih sangat dipengaruhi sastra Masyriq hingga lahirnya bentuk khas seperti muwasyyahat dan zajal. Keunikan sastra ini terletak pada sifatnya yang terbuka, adaptif, dan integratif, yang memadukan bahasa, tema, dan estetika lokal dengan tradisi sastra Arab klasik. Kondisi ini terjadi karena posisi geografis dan sosial-politik Andalusia sebagai titik temu peradaban Islam, Eropa, dan tradisi lokal Iberia mendorong terjadinya proses akulturasi yang intensif, sehingga melahirkan corak sastra yang berbeda dari sastra Masyriq. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sastra Andalusia bukan sekadar duplikasi sastra Masyriq, melainkan entitas sastra dengan identitas tersendiri hasil akulturasi budaya yang kompleks. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika sastra Arab dalam konteks interaksi lintas budaya dan peradaban
Copyrights © 2026