Korupsi masih menjadi hambatan internasional kritis yang memengaruhi pembangunan sosial, politik, dan ekonomi, di mana Indonesia mengalami penurunan signifikan pada laporan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) tahun 2025 menjadi 34/100. Paradigma preventif melalui pendidikan tinggi sangat penting untuk membentuk perilaku etis mahasiswa. Penelitian ini menguji secara empiris hubungan antara pemahaman nilai-nilai antikorupsi dengan sikap kesadaran moral di kalangan mahasiswa keguruan. Dengan menerapkan pendekatan kuantitatif berdesain simple random sampling, data dikumpulkan dari 181 mahasiswa aktif di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Komputasi statistik menggunakan SPSS menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat (r = 0,908; p < 0,01) antara pemahaman nilai antikorupsi dan kesadaran moral mahasiswa. Model regresi struktural yang dihasilkan adalah Y = 43,853 + 0,719X, yang membuktikan bahwa internalisasi nilai menyumbang 82,4% terhadap variabilitas sikap moral (R Square = 0,824). Temuan empiris ini menegaskan bahwa penguatan kognitif tingkat tinggi atas konstruk integritas secara linier memperkokoh paradigma etis eksternal serta menekan malapraktik akademik sistemik.
Copyrights © 2026