Kegagalan pemberian ASI eksklusif masih menjadi permasalahan multifaktorial yang serius di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif meliputi pengetahuan ibu, status pekerjaan, paritas, jarak kehamilan, serta dukungan suami. Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 20 responden ibu yang memiliki bayi berusia 6–12 bulan, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki hubungan bermakna dengan kegagalan ASI eksklusif, yaitu pengetahuan ibu (p = 0,0002), status pekerjaan (p = 0,0003), paritas (p = 0,0016), jarak kehamilan (p = 0,0001), dan dukungan suami (p = 0,0001). Disimpulkan bahwa kegagalan ASI eksklusif bersifat multidimensional dan dipengaruhi secara simultan oleh faktor individu, sosial, dan struktural. Tenaga kesehatan direkomendasikan untuk memperkuat program edukasi laktasi yang melibatkan suami secara aktif guna meningkatkan cakupan ASI eksklusif secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026