Riska Mila Valentina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Pemahaman Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara Terhadap Kelancaran ASI Fatmawaty Amir Tangke; Riska Mila Valentina
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v13i1.1147

Abstract

Breast care during the postpartum period plays an important role in preparing the breasts for breastfeeding. This care includes maintaining breast hygiene, both before and after breastfeeding, as well as caring for the nipples to prevent injury or chafing during breastfeeding. Exclusively breastfeeding a baby from birth to a certain age is an important effort to support optimal growth and development. This study was conducted at PMB Puruk Cahu with 40 respondents using a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The results of the study show that postpartum mothers with a good understanding of breast care mostly have smooth milk production, with a Chi-Square statistical test result of p = 0.002 < 0.05.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif Fatmawaty Amir Tangke; Riska Mila Valentina
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v13i2.1440

Abstract

Kegagalan pemberian ASI eksklusif masih menjadi permasalahan multifaktorial yang serius di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif meliputi pengetahuan ibu, status pekerjaan, paritas, jarak kehamilan, serta dukungan suami. Desain penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 20 responden ibu yang memiliki bayi berusia 6–12 bulan, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki hubungan bermakna dengan kegagalan ASI eksklusif, yaitu pengetahuan ibu (p = 0,0002), status pekerjaan (p = 0,0003), paritas (p = 0,0016), jarak kehamilan (p = 0,0001), dan dukungan suami (p = 0,0001). Disimpulkan bahwa kegagalan ASI eksklusif bersifat multidimensional dan dipengaruhi secara simultan oleh faktor individu, sosial, dan struktural. Tenaga kesehatan direkomendasikan untuk memperkuat program edukasi laktasi yang melibatkan suami secara aktif guna meningkatkan cakupan ASI eksklusif secara berkelanjutan.