Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan tren penelitian, model sustainable entrepreneurship, serta faktor-faktor yang memengaruhi implementasi sustainable entrepreneurship dalam kewirausahaan pariwisata berbasis keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari basis data Scopus menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 13 artikel open access yang diterbitkan pada periode 2021--2026 untuk dianalisis. Hasil analisis mengungkap enam model dominan, yaitu Triple Bottom Line (TBL), Circular Economy (Ekonomi Sirkuler), Stakeholder Collaboration (Kolaborasi Pemangku Kepentingan), Community-Based Tourism Entrepreneurship (Kewirausahaan Pariwisata Berbasis Komunitas), Sustainable Business Model Innovation (Inovasi Model Bisnis Berkelanjutan), dan Social Entrepreneurship (Kewirausahaan Sosial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian mengenai sustainable entrepreneurship pada sektor pariwisata mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, implementasi sustainable entrepreneurship dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu kemampuan kewirausahaan, inovasi, kolaborasi pemangku kepentingan, dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, serta transformasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan kewirausahaan pariwisata berkelanjutan memerlukan pendekatan yang terintegrasi untuk menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui sintesis komprehensif mengenai perkembangan penelitian, model, dan faktor-faktor yang memengaruhi sustainable entrepreneurship, serta memberikan implikasi praktis bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pengelola destinasi dalam mengembangkan strategi kewirausahaan pariwisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026