Membaca pemahaman merupakan suatu proses kognitif yang menuntut keterlibatan aktif pembaca dalam mengidentifikasi, mengolah, dan menafsirkan informasi yang terdapat dalam suatu teks, baik yang tersurat maupun yang tersirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan membaca pemahaman peserta didik, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, dan juga mengetahui strategi guru dalam mengatasi permasalahan mengenai tingkat keterampilan membaca pemahaman. Penelitian ini melibatkan 38 peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan membaca pemahaman teks narasi peserta didik kelas IV pada setiap aspek menunjukkan hasil yang bervariasi. Pada aspek pemahaman literal diperoleh 97,37% dengan kategori sangat baik, pemahaman reorganisasi sebesar 73,68% dengan kategori baik, pemahaman inferensial sebesar 60,53% dengan kategori cukup, pemahaman evaluasi sebesar 36,84% dengan kategori kurang, dan pemahaman apresiasi sebesar 15,78% dengan kategori sangat kurang. Faktor-faktor yang menghambat keterampilan membaca pemahaman peserta didik meliputi kurangnya literasi membaca, minat dan motivasi membaca yang rendah, serta kurangnya dorongan membaca di rumah. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran membaca pemahaman yang lebih efektif, khususnya pada tingkat pemahaman tinggi (inferensial, evaluasi, dan apresiasi).
Copyrights © 2026