Ketidaknyamanan pasca partum merupakan masalah yang umum dialami ibu setelah persalinan spontan akibat kontraksi uterus selama proses involusi dan trauma jaringan perineum. Kondisi ini dapat mengganggu mobilisasi, istirahat, aktivitas sehari-hari, dan proses menyusui sehingga memerlukan penatalaksanaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien postpartum dengan ketidaknyamanan pasca partum melalui penerapan effleurage massage di Ruang Nifas RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien postpartum spontan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik menggunakan pendekatan BUBBLE-HE, dan telaah dokumentasi rekam medis untuk mendapatkan informasi mengenai riwayat persalinan, hasil pemeriksaan, terapi yang diberikan, dan catatan perkembangan pasien. Intervensi berupa effleurage massage pada area abdomen dan punggung diberikan selama ±15–20 menit, kemudian skala nyeri dievaluasi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Sebelum intervensi, pasien mengalami ketidaknyamanan pasca partum uang ditandai dengan keluhan nyeri skala 7 disertai gangguan kenyamanan dan keterbatasan mobilisasi. Setelah intervensi, skala nyeri menurun menjadi 4, pasien tampak lebih rileks, nyaman, serta mampu melakukan mobilisasi dan menyusui dengan lebih baik. Penerapan effleurage massage memberikan berbagai dampak positif pada ibu postpartum sehingga diharapkan intervensi keperawatan nonfarmakologis berbasis bukti ini dapat dipertimbangkan dalam penatalaksanaan ketidaknyamanan pasca partum.
Copyrights © 2026