Karakteristik reproduksi maternal dapat memengaruhi luaran antropometri neonatal, namun bukti pada persalinan pervaginam dengan bantuan oksitosin di layanan kesehatan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik reproduksi maternal dengan luaran antropometri neonatal di Puskesmas Maros Baru. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional retrospektif melibatkan 94 pasangan ibu-neonatus menggunakan total sampling. Variabel maternal meliputi usia, gravida, paritas, riwayat abortus, dan usia kehamilan, sedangkan luaran neonatal meliputi berat lahir, panjang badan, dan lingkar kepala. Analisis menggunakan uji Spearman dan regresi linear multivariat. Hasil menunjukkan hanya usia ibu yang berkorelasi negatif lemah dengan berat lahir (r = −0,211; p = 0,041), sedangkan karakteristik reproduksi lainnya tidak berhubungan signifikan. Karakteristik reproduksi maternal memiliki nilai prediksi yang terbatas terhadap luaran antropometri neonatal.
Copyrights © 2026