Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada lansia. Walking exercise merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang berpotensi membantu mengendalikan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas walking exercise pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Mariat. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen two-group pretest–posttest dengan 22 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi dilakukan selama satu minggu (3 sesi, masing-masing 30 menit). Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer dan dianalisis dengan paired t-test serta independent t-test. Hasil menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (p > 0,05). Walking exercise efektif sebagai terapi pendamping non-farmakologis untuk mengendalikan kadar glukosa darah pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2.
Copyrights © 2026