Rendahnya keterampilan passing bawah bola voli menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas VIII SMPN 13 Banjarbaru. Peserta didik masih mengalami kesulitan dalam melakukan teknik dasar passing bawah, seperti posisi tangan, sikap tubuh, koordinasi gerakan, dan arah bola. Selain itu, sebagian peserta didik kurang percaya diri dan takut menerima bola saat praktik berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning berbantuan media modifikasi bola plastik. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas VIII SMPN 13 Banjarbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes praktik keterampilan passing bawah. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada pra-siklus sebesar 22%, meningkat menjadi 56% pada Siklus I, dan mencapai 93% pada Siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa model Cooperative Learning membantu peserta didik lebih aktif, bekerja sama, dan saling membantu dalam kelompok. Media bola plastik juga membuat pembelajaran lebih aman, menyenangkan, dan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning berbantuan media modifikasi bola plastik efektif meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli.
Copyrights © 2026