Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan murid drop-out di SMP Negeri Satap Matabulu Kecamatan Nuangan, serta mengetahui harapan dan tantangan yang dihadapi guru PAI dalam menjalankan peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas Guru Pendidikan Agama Islam dan Kepala Sekolah SMP Negeri Satap Matabulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru PAI memiliki peran penting dalam mencegah murid putus sekolah, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, motivator, teladan, dan konselor informal. Peran tersebut diwujudkan melalui pembinaan keagamaan, pemberian motivasi, pendekatan personal, komunikasi dengan orang tua, koordinasi dengan kepala sekolah dan wali kelas, serta kunjungan rumah. Upaya tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kehadiran, kedisiplinan, keterbukaan, dan motivasi belajar murid. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kondisi ekonomi keluarga, kurangnya perhatian orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan, jarak rumah ke sekolah, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya motivasi belajar murid. Oleh karena itu, pencegahan drop-out memerlukan kerja sama antara guru, sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.
Copyrights © 2026