Penelitian mengenai identifikasi intrusi air laut denganmenggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Metode Self Potential konfigurasi Leap Frogdi Pantai Samudra Indah, Kabupaten Bengkayang. Dalampenelitian ini, digunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger sebanyak 4 lintasan untuk mengukur resistivitasbawah permukaan. Panjang setiap lintasan adalah 140 m dan jarak setiap elektroda sejauh 10 m. Dengan melakukan analisisdata menggunakan perangkat lunak res2dinv dan surfer 13. Diperoleh penampang resistivitas dua dimensi (2D). Berdasarkanhasil penampang resistivitas dengan total iterasi sebanyak 10 kali maka dapat diperoleh bahwa kedalaman intrusi air laut di daerahtersebut adalah sekitar 31.3 m. Nilai resistivitas intrusi air lautberkisar antara 0.2 hingga 50 Ωm. Nilai resistivitas yang lebihrendah biasanya menandakan adanya air asin. Selain itu, metodeSelf Potential (SP) konfigurasi Leap Frog digunakan untukmendeteksi variasi waktu self potential terkoreksi baseline. Hasil data maping isopential sebaran self potential menunjukkan poladistribusi self potential yang dapat digunakan sebagai indikasikemungkinan adanya intrusi air laut. Pada penelitian ini, terlihatbahwa intrusi air laut terjadi dengan sangat jelas pada lintasan 3 dan 4.
Copyrights © 2026