AbstrakDonor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan stok darah, namun partisipasi masyarakat dirasa kurang maksimal dikarenakan masih dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, kecemasan akan efek dari donor darah, persepsi yang kurang tepat, dan kepercayaan diri calon pendonor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat donor darah, keamanan prosedur, dampak sosial dari kegiatan donor darah serta kesiapan calon pendonor melalui intervensi edukasi berbasis audiovisual yang dikombinasikan dengan pelaksanaan donor darah kolaboratif. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pengerjaan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi diberikan (p = 0.0001) dengan sebagian besar responden mendapatkan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Di samping itu, pendonor juga menunjukkan tingkat kepuasan yang baik serta keinginan untuk menjadi pendonor ulang di masa mendatang. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis audiovisual efektif dalam meningkatkan pemahaman pendonor dan berpotensi menjadi strategi dalam peningkatan partisipasi donor darah di masyarakat. Namun, penelitian lanjutan masih sangat diperlukan untuk membandingkan efektivitas metode audiovisual dengan metode edukasi lainnya secara langsung.Kata kunci: pengabdian masyarakat, donor darah, edukasi audiovisual, peningkatan pengetahuan, promosi kesehatan.
Copyrights © 2026