Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca var. balbisiana) merupakan biomassa agro-industri yang melimpah dengan potensi aplikasi sebagai sumber prebiotik alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak kulit pisang sebagai substrat prebiotik dalam mendukung pertumbuhan Lactobacillus plantarum pada kondisi in vitro. Ekstrak disiapkan menggunakan metode dekoksi dan diinkorporasikan ke dalam media pertumbuhan bakteri. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi kerapatan optik (OD), jumlah sel hidup (CFU/mL), pH, laju pertumbuhan spesifik (μ), dan waktu generasi (gt) selama 48 jam inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak kulit pisang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Lactobacillus plantarum. Perlakuan menggunakan kulit pisang matang memberikan kinerja paling optimal, ditandai dengan nilai OD lebih tinggi, jumlah sel hidup dan laju pertumbuhan spesifik yang lebih besar, serta waktu generasi yang lebih singkat dibandingkan perlakuan lainnya (p < 0,05). Penurunan pH yang lebih nyata juga teramati, menunjukkan peningkatan aktivitas fermentatif. Ekstrak kulit pisang memiliki potensi sebagai substrat fermentabel yang mampu mendukung pertumbuhan bakteri asam laktat secara in vitro. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai sumber prebiotik alami. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi efektivitasnya secara in vivo, termasuk selektivitas terhadap mikrobiota usus serta stabilitasnya dalam kondisi gastrointestinal.
Copyrights © 2026