Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas dan kinerja simpang empat tak bersinyal pada Jalan Andi Djemma Kota Palopo menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei lalu lintas di lapangan untuk memperoleh data volume kendaraan, waktu tundaan, serta kondisi geometrik simpang. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas dasar simpang, derajat kejenuhan (Dj), tundaan rata-rata, dan tingkat pelayanan simpang (Level of Service). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas dasar simpang sebesar 3.134 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan tertinggi terjadi pada hari Senin sebesar 0,98 dengan tingkat pelayanan LOS E, yang menunjukkan kondisi lalu lintas mendekati jenuh dengan tundaan rata-rata sebesar 18,18 detik/smp. Secara umum, simpang empat Jalan Andi Djemma mengalami kepadatan lalu lintas pada hari kerja terutama pada awal pekan, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan kinerja simpang dan kelancaran arus lalu lintas. This study aims to analyze the capacity and performance of the unsignalized four-leg intersection on Andi Djemma Street, Palopo City, using the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI) 2023 method. This research employed a quantitative approach through field traffic surveys to obtain data on traffic volume, delay time, and the geometric conditions of the intersection. The analysis was conducted by calculating the basic intersection capacity, degree of saturation (DS), average delay, and the intersection level of service (LOS). The results indicate that the basic capacity of the intersection is 3,134 passenger car units per hour (pcu/h). The highest degree of saturation occurred on Monday with a value of 0.98, corresponding to a Level of Service (LOS) E, indicating traffic conditions approaching saturation with an average delay of 18.18 seconds/pcu. In general, the four-leg intersection on Andi Djemma Street experiences traffic congestion on weekdays, particularly at the beginning of the week. Therefore, further evaluation is required to improve the intersection performance and ensure smoother traffic flow.
Copyrights © 2026