Peningkatan kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Ciung, Sentul, menuntut adanya perencanaan jalur pendakian yang efisien dan aman, terutama bagi pendaki pemula dan keluarga. Penelitian ini bertujuan menguji jalur yang sudah ada dan mengoptimalkan jalur rute pendakian dengan menentukan jalur terpendek serta jalur alternatif guna mendukung efisiensi waktu pendakian dan keamanan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui pemodelan graf berbobot tak-berarah yang melibatkan 12 titik lokasi dan 17 jalur penghubung. Optimasi dilakukan menggunakan algoritma Floyd–Warshall untuk menghitung jarak terpendek antar seluruh pasangan simpul (all-pairs shortest path). Data dikumpulkan dengan kombinasi observasi langsung di lapangan dan survei digital menggunakan aplikasi Google Maps serta validasi dengan GPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur terpendek dari Base Camp Lembah Kaliandra menuju Puncak Ciung 3 adalah sepanjang 1.513,7 meter melalui lintasan v1–v5–v7–v8–v9–v10–v12. Hasil ini memvalidasi rute yang sudah ada saat ini. Selain jalur utama, penelitian ini berhasil mengidentifikasi dua jalur alternatif dengan jarak masing-masing 1.552,13 meter dan 2.098,18 meter. Algoritma Floyd–Warshall terbukti mampu memetakan konektivitas jalur yang kompleks dan dapat menjadi landasan saintifik bagi pengelola wisata dalam menyusun rute jalur pendakian dan jalur evakuasi efisien dan aman.
Copyrights © 2026