CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 4 (2026)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN GUDANG BAHAN BAKU KAPAS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN BARCODE (STUDI KASUS: PT SEKAR BENGAWAN)

Bernard Judithio Anandyanto (Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Teknologi Solo)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2026

Abstract

Manual inventory management is prone to recording errors, data duplication, stock discrepancies, and delays in providing information, which can hinder warehouse operations. This issue is experienced by PT Sekar Bengawan, where cotton raw material inventory is still managed using ledgers and Microsoft Excel. Therefore, this study aims to design and develop a Web-Based Warehouse Management Information System for cotton raw materials using barcode technology at PT Sekar Bengawan, a textile company that has recorded raw material inventory manually using ledgers and Microsoft Excel, resulting in recording errors, data duplication, mismatches between physical stock and administrative data, and slow tracking of raw material distribution to production. The system was developed using the Waterfall method, consisting of requirements analysis, design, implementation, testing, and maintenance stages, while data were collected through observation, interviews, and documentation study. The system was built using PHP and a MySQL database running on an Apache web server, and applies Code 128 barcodes to identify and track each raw material bale and sack. The results show that the system successfully integrates the recording of incoming raw materials, stock storage, delivery to production, sales, production returns, and stock reports exportable to Excel and PDF. Blackbox testing on 28 functional scenarios showed that all features worked according to specification, while the User Acceptance Test on ten statements obtained an average score of 4.52 out of 5, equivalent to 90.4%, categorized as very good. It can be concluded that applying barcodes in the warehouse management system speeds up raw material identification, reduces manual recording errors, and provides real-time stock information, making it feasible to support the warehouse operations of PT Sekar Bengawan. ABSTRAK Pengelolaan persediaan bahan baku yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, duplikasi data, ketidaksesuaian stok, serta keterlambatan penyajian informasi yang dapat menghambat operasional gudang. Kondisi tersebut dialami oleh PT Sekar Bengawan yang masih menggunakan buku besar dan Microsoft Excel dalam mengelola persediaan bahan baku kapas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Gudang Bahan Baku Kapas Berbasis Web dengan memanfaatkan teknologi barcode pada PT Sekar Bengawan, perusahaan tekstil yang selama ini mencatat persediaan bahan baku kapas secara manual menggunakan buku besar dan Microsoft Excel sehingga rawan kesalahan pencatatan, duplikasi data, ketidaksesuaian antara stok fisik dan data administrasi, serta lambatnya pelacakan distribusi bahan baku ke bagian produksi. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL yang dijalankan pada web server Apache, serta menerapkan barcode Code 128 sebagai media identifikasi dan pelacakan setiap bale dan karung bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan proses pencatatan bahan baku masuk, penyimpanan stok, pengiriman ke produksi, penjualan, return produksi, hingga penyusunan laporan stok yang dapat diekspor ke format Excel dan PDF. Hasil pengujian blackbox terhadap 28 skenario fungsi menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai spesifikasi, sedangkan hasil User Acceptance Test terhadap sepuluh pernyataan memperoleh nilai rata-rata 4,52 dari skala 5 atau setara 90,4% yang termasuk kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan barcode pada sistem manajemen gudang mampu mempercepat identifikasi bahan baku, mengurangi kesalahan pencatatan manual, dan menyajikan informasi stok secara real-time sehingga layak diterapkan sebagai pendukung operasional gudang PT Sekar Bengawan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...