Dismenorea adalah salah satu keluhan saat terjadi menstruasi berupa nyeri perut bagian bawah menjalar ke punggung dan paha. Kejadian dismenorea di Indonesia pada 2019 mencapai 64%. Di Kota Semarang tahun 2022 87,8%. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan konsumsi fast food dengan kejadian dismenorea pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas VII dan VIII SMP Negeri 05 Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 176 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner konsumsi fast food dan numeric rating scale. Kuesioner yang digunakan sudah valid dan reliabel dengan nilai Alfa Cronbach 0.965. Data disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Karakteristik usia responden terbanyak adalah 13 dan 14 tahun masing-masing 44,9%. Konsumsi fast food mayoritas kategori ringan sebanyak 50,6%. Kejadian dismenorea terbanyak adalah nyeri sedang dengan 51,1%. Hasil penelitian konsumsi fast food dengan kejadian dismenorea pada remaja putri p-value 0,131. Tidak ada hubungan antara konsumsi fast food dengan kejadian dismenorea pada remaja putri.
Copyrights © 2026