Tanaman mawar (Rosa sp.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun produktivitas dan kualitasnya sering menurun akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), khususnya penyakit bercak daun dan gugur bunga. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, Dusun Grogol, Desa Munengwarangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani dalam menerapkan pengelolaan OPT terpadu pada tanaman bunga mawar sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi dan koordinasi dengan perangkat desa serta Kelompok Wanita Tani (KWT), identifikasi permasalahan di lapangan, dan pelaksanaan penyuluhan yang disertai pre-test dan post-test. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kebun mawar kurang terawat, tanaman berumur lebih dari 10 tahun, penggunaan pupuk kandang yang kurang matang, serta ditemukannya gejala gugur daun, gugur bunga, bercak daun, dan busuk batang. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan secara interaktif mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait teknik budidaya tanaman mawar dan pengelolaan OPT secara terpadu. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk menerapkan praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya bunga mawar.
Copyrights © 2026