Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Desa Wisata Sangkuliman dalam merancang desain kemasan produk souvenir yang lebih informatif, menarik, dan memiliki identitas visual yang kuat. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kondisi awal mitra yang masih menggunakan kemasan sederhana, belum memiliki branding yang jelas, serta rendahnya pemahaman terkait labelisasi produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif selama dua hari yang meliputi pelatihan klasikal, workshop praktik desain menggunakan aplikasi sederhana, diskusi kelompok, simulasi pembuatan dummy kemasan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 10 orang yang terdiri dari pelaku UMKM dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 52 pada pre-test menjadi 81 pada post-test. Selain itu, dihasilkan lima dummy desain kemasan untuk produk unggulan desa, yaitu madu kelulut, kue semprit, kacang goyang, roti balok, dan kerupuk ikan belida. Observasi dan kutipan peserta juga menunjukkan perubahan persepsi bahwa kemasan dipahami sebagai identitas produk dan alat komunikasi nilai. Program ini disimpulkan efektif pada tahap penguatan kapasitas awal pelaku UMKM, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi kemasan pada produksi nyata dan penguatan aspek pemasaran.
Copyrights © 2026