Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan gizi remaja di Indonesia yang masih menghadapi triple beban malnutrisi berupa stunting, wasting, dan obesitas, yang berdampak pada kesehatan serta konsentrasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian adalah menganalisis status gizi dan kebutuhan kalori peserta didik kelas 8 dan 9 SMP Negeri 1 Singaraja. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan survei melalui pengukuran Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) serta perhitungan kebutuhan kalori berdasarkan komposisi gizi makro. Sampel penelitian berjumlah 325 peserta didik yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total responden, 136 peserta didik (42%) masuk kategori kurus, 144 peserta didik (44%) normal, 19 peserta didik (6%) gemuk, dan 26 peserta didik (8%) obesitas. Rata-rata kebutuhan kalori harian peserta didik adalah 2.827 kkal dengan komposisi 1.696 kkal dari karbohidrat, 424 kkal dari protein, dan 707 kkal dari lemak. Kesimpulannya, sebagian besar peserta didik belum mencapai status gizi optimal, sehingga diperlukan peran guru PJOK melalui pemberian aktivitas fisik tambahan serta dukungan orang tua dalam menyediakan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan prestasi belajar mereka.
Copyrights © 2025