Keracunan pestisida masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami petani akibat penggunaan pestisida yang tidak sesuai prosedur dan rendahnya kemampuan penanganan awal saat terjadi intoksikasi. Edukasi pertolongan pertama diperlukan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengenali dan menangani kasus keracunan pestisida secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pertolongan pertama pada intoksikasi pestisida terhadap kemampuan penanganan keracunan pada petani di Desa Sukosari. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi kemampuan. Intervensi diberikan dalam bentuk edukasi pertolongan pertama melalui penyuluhan dan simulasi praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar petani memiliki kemampuan penanganan keracunan pada kategori kurang hingga cukup, sedangkan setelah intervensi mayoritas berada pada kategori baik. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p < 0,001, yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan penanganan keracunan yang signifikan setelah pemberian edukasi. Dengan demikian, edukasi pertolongan pertama pada intoksikasi pestisida terdapat rpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan petani dalam menangani kasus keracunan pestisida
Copyrights © 2026