Polusi udara, khususnya partikulat halus (PM₂.₅), merupakan salah satu pencemar udara yang berpotensi memengaruhi kualitas udara dan kesehatan, termasuk di lingkungan kampus yang memiliki aktivitas manusia cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis konsentrasi PM₂.₅ di lingkungan kampus menggunakan sistem pemantauan berbasis Internet of Things. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengukuran dilakukan secara real-time selama 24 jam pada tiga lokasi, yaitu area parkiran, kantin, dan Gedung B lantai 2 menggunakan sensor Sharp GP2Y10 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan baku mutu udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi PM₂.₅ di area parkiran sebesar 23,91 µg/m³ , kantin sebesar 24,07 µg/m³, dan Gedung B lantai 2 sebesar 23,91 µg/m³ Variasi konsentrasi PM₂.₅ teramati pada setiap lokasi dan periode pengukuran yang berkaitan dengan karakteristik aktivitas serta kondisi lingkungan selama proses pengukuran. Seluruh hasil pengukuran masih berada di bawah baku mutu udara ambien sebesar 55 µg/m³ untuk rata-rata 24 jam. Sistem pemantauan berbasis Internet of Things mampu menampilkan dan menyimpan data konsentrasi PM₂.₅ secara real-time, sehingga berpotensi mendukung pemantauan kualitas udara dan penyusunan upaya pengelolaan lingkungan kampus secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026