Pemantauan kondisi suhu dan kelembaban udara secara real-time merupakan salah satu upaya untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik lingkungan kampus sebagai dasar penyusunan rekomendasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi suhu dan kelembaban udara melalui sistem berbasis Internet of Things (IoT) serta menyusun rekomendasi pengendalian berdasarkan hasil pemantauan. Penelitian menerapkan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan sensor DHT22 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32 sebagai perangkat akuisisi data. Pengumpulan data dilakukan secara real-time selama 24 jam pada tiga titik pengamatan di lingkungan kampus, meliputi area parkir, kantin, dan Gedung B Lantai 2. Data yang diperoleh kemudian diolah secara deskriptif berdasarkan periode pagi, siang, dan malam. Hasil pemantauan memperlihatkan bahwa suhu rata-rata tertinggi ditemukan di area kantin pada periode siang, yaitu 29,9°C. Area parkir mencatat suhu rata-rata sebesar 29,3°C pada periode pagi, sedangkan Gedung B Lantai 2 menunjukkan kondisi suhu yang relatif stabil dengan kisaran 27,4–27,9°C. Nilai kelembaban rata-rata tertinggi terdapat di area parkir sebesar 90,4%, diikuti kantin sebesar 83,6% dan Gedung B Lantai 2 sebesar 78,5%. Secara keseluruhan, hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu udara pada seluruh lokasi masih berada di bawah nilai acuan 31°C, sementara kelembaban relatif tergolong tinggi, terutama pada area parkir selama masa pengamatan. Sistem pemantauan berbasis IoT mampu menyediakan data lingkungan secara berkelanjutan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung dalam penyusunan rekomendasi pengendalian K3 di lingkungan kampus.
Copyrights © 2026