Latar Belakang: Dampak dari praktik pernikahan dini adalah masalah kesehatan reproduksi, terutama perempuan. Upaya pencegahan melalui pendekatan secara keterampilan hidup dan psikologis dengan metode promosi kesehatan audio visual yaitu film.Tujuan: Menganalisis tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja perempuan sebelum dan sesudah diberikan film psikoedukasi pencegahan pernikahan dini.Metode: Penelitian kuantitatif dan desain yang digunakan adalah quasy-experiment design. Kelompok intervensi dengan media film psikoedukasi dan kelompok kontrol dengan media leaflet. Responden adalah remaja perempuan usia 13-16 tahun. Dengan kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi dimodifikasi dari kementerian kesehatan. Uji yang digunakan adalah uji t berpasangan dan uji t tidak berpasangan.Hasil: Perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah diberikan film dan leaflet (0,000). Terdapat perbedaan efektifitas kedua media tersebut (0,011). Psikoedukasi memberikan dampak karena melalui pendekatan keterampilan hidup dan psikologis.Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah diberikan film psikoedukasi dan leaflet pencegahan pernikahan dini. Film psikoedukasi lebih berdampak dalam peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi.
Copyrights © 2026